Jakarta (ANTARA) - Dreame, perusahaan China yang dikenal sebagai pembuat robot penyedot debu dan pembersih lantai berteknologi tinggi, memamerkan konsep mobil listrik dengan mesin pendorong roket dalam acara DREAME NEXT di San Francisco, Amerika Serikat.
Menurut siaran Arena EV pada Kamis (30/4), hal yang paling menonjol pada konsep mobil yang disebut Nebula NEXT 01 JET Edition ini adalah kecepatannya.
Dreame mengklaim mobil konsepnya dapat meningkatkan kecepatan dari 0 menjadi 100 km per jam dalam waktu 0,9 detik, jauh lebih cepat dibandingkan dengan sebagian besar mobil listrik kelas atas yang membutuhkan waktu dua atau tiga detik untuk mencapainya.
Mencapai kecepatan 100 km per jam dalam waktu kurang dari satu detik biasanya hanya bisa dilakukan oleh jet tempur atau pembalap drag profesional.
Mobil konsep Dreame tampak seperti sedan empat pintu yang ramping, tetapi bagian belakangnya menampung sepasang pendorong roket berbahan bakar padat yang dirancang khusus.
Dreame mengklaim sistem ini memberikan daya dorong 100 kN, dan pendorong roket pada kendaraan tersebut dirancang untuk bereaksi hampir seketika, meluncur hanya dalam waktu 150 milidetik.
Selain membawa mesin roket yang mencolok, Nebula NEXT 01 JET Edition dibekali baterai solid-state dengan kepadatan energi lebih dari 450 Wh/kg.
Bagi orang yang mengendarai mobil listrik setiap hari, ini sebenarnya lebih menarik daripada mesin pendorong roket, karena baterai yang lebih baik berarti perjalanan yang lebih panjang dan waktu pengisian daya yang lebih cepat.
Baca juga: Produsen alat sedot debu Tiongkok gaet UC ciptakan mobil berbasis AI
Nebula NEXT 01 JET Edition memiliki sistem drive-by-wire, semuanya dikendalikan dengan sinyal listrik, tidak ada kabel atau batang fisik yang menghubungkan roda kemudi atau pedal rem ke ban dan rem.
Teknologi steer-by-wire dan brake-by-wire ini memungkinkan mobil bereaksi lebih cepat dan menghemat ruang di dalam rangka.
Nebula NEXT 01 JET Edition dilengkapi pula dengan fitur keselamatan dan bantuan pengemudian otomatis.
Dreame memasang sensor DHX1 LiDAR yang dapat mendeteksi objek hingga jarak 600 m pada kendaraan ini. Sebagian besar sensor saat ini kesulitan mendeteksi objek sejauh itu secara detail.
Perusahaan mengklaim sensor mereka dapat mendeteksi bentuk secara jelas, bukan hanya garis luar yang buram.
Namun, kabin Nebula NEXT 01 JET Edition terasa kurang seperti kendaraan dan lebih seperti kantor bergerak atau ruang tamu.
Karena Dreame membuat peralatan rumah tangga, mereka seperti mengubah mobil menjadi pusat kendali rumah pintar, dengan dukungan asisten AI mobil untuk berbicara dengan robot penyedot debu di rumah atau memeriksa gawai yang lain.
Dreame berencana mulai membangun kendaraan pada tahun 2027. Model pertama yang diproduksi untuk umum kemungkinan besar Nebula Next 01X, sedan berperforma tinggi tanpa mesin roket.
Baca juga: BYD Yangwang U9 Xtreme terjual dengan harga sekitar Rp47 miliar
Baca juga: GWM bakal hadirkan supercar pertamanya di 2026, saingi BYD Yangwang
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026