Jakarta (ANTARA) - President of GAC International Wei Haigang mengatakan bahwa pihaknya akan membawa kendaraan yang berkualitas ke pasar Indonesia termasuk kendaraan MPV, mengingat Indonesia saat ini sedang melakukan transisi menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
"Dan Indonesia saat ini dalam transisi yang cepat menuju kendaraan dengan energi baru," kata Haigang di Beijing, Jumat (24/4) malam waktu setempat.
Ia juga menyebut akan mempercepat kendaraan multifungsi alias multi purpose vehicle (MPV) untuk masuk ke pasar Indonesia.
"Kami juga akan mempersiapkan tujuh seater MPV agar lebih cepat masuk ke pasar Indonesia," katanya.
Baca juga: GAC AION E9 "hybrid" dipastikan hadir pada Q1 2026
Menurutnya kualitas dari produk merupakan kunci kesuksesan di pasar otomotif. " Jadi kita tetap akan fokus ke kualitas, dan membuat beberapa kualitas mobilitas di Indonesia dengan beberapa tipe produk kami juga," katanya.
GAC juga melihat potensi lain yakni untuk pangsa pasar fleet atau kendaraan untuk mendukung kegiatan bisnis seperti taksi daring. "Dan juga bukan hanya untuk retail, tapi untuk fleet, seperti kita sudah masuk ke Grab, itu juga kita akan bekerja sama untuk masuk ke penetrasi pasar tersebut," katanya.
Pada kesempatan yang sama, CEO GAC Indonesia Andy Ciu mengatakan bahwa pihaknya akan menghadirkan MPV premium yakni GAC E9 yang ditenagai bensin dan baterai alias plug in hybrid (PHEV) yang bersaing untuk segmen 7 seater.
"Kita akan mulai dari yang rekan-rekan sudah tahu, spill yang pertama adalah E9," katanya.
Menurutnya kehadiran E9 yang memiliki teknologi canggih ini sudah di depan mata.
Baca juga: BYD resmi ungkap Linghui e9 EV untuk taksi online
Baca juga: MPV hybrid GAC AION E9 muncul di pabrik Purwakarta
Baca juga: GAC Group targetkan penjualan global 300 ribu unit pada 2026
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026