Jakarta (ANTARA) - Produsen baterai terkemuka di dunia CATL memperkenalkan produk-produk baterai mutakhir yang dirancang untuk kendaraan penumpang selama Tech Day 2026.

Produk baterai terkini yang diperkenalkan dalam acara yang dilaksanakan pada Selasa (21/4) antara lain baterai Qlin generasi ketiga dengan kapasitas 125 kWh, yang memampukan kendaraan menempuh jarak setidaknya 1.000 km sebelum perlu diisi ulang.

Sebagaimana dikutip dalam siaran Arena EV pada Rabu (23/4), CATL menyatakan bahwa laju pengisian daya baterai berbasis kimia nikel-kobalt-mangan ini setara dengan 10C dan mencapai puncak pada 15C. Artinya, pengisian daya baterai sampai penuh secara teori membutuhkan waktu 4 sampai 6 menit. 

Kepadatan energi volumetrik baterai ini menurut perusahaan 600 Wh/L dan kepadatan gravimetriknya 280 Wh/kg.

Paket baterai ini beratnya hanya 625 kg, sekitar 255 kg lebih ringan daripada baterai LFP sejenis.

Baterai yang lebih ringan dan berukuran lebih kecil semacam ini memungkinkan para insinyur merancang mobil yang lebih ringan dengan kabin lebih luas, konsumsi daya lebih rendah, dan umur pakai lebih panjang.

Baca juga: Changan dan CATL luncurkan EV baterai sodium-ion pertama di dunia

CATL juga memamerkan baterai Qlin Condensed dengan kepadatan gravimetrik 350 Wh/kg dan kepadatan volumetrik 760 Wh/L semasa Tech Day 2026.

Menurut perusahaan baterai ini memampukan sedan besar menempuh jarak 1.500 km dan SUV mencapai jarak 1.000 km dengan sekali pengisian daya.

Selain itu, ada baterai Shenxing Superfast Charging generasi ketiga menurut perusahaan secara teoritis memiliki kemampuan pengisian daya 10C dengan puncak 15C seperti baterai Qlin.

Menurut pengujian CATL, pengisian daya baterai dari 10 persen menjadi 80 persen hanya butuh waktu 3 menit 44 detik. Pada suhu sangat dingin hingga −30°C, baterai ini tetap dapat berfungsi dan hanya butuh waktu 9 menit untuk mengisi daya dari 20 persen menjadi 98 persen.

Hasil pengujian internal perusahaan juga menunjukkan baterai ini mempertahankan lebih dari 90 persen kapasitasnya setelah 1.000 siklus pengisian daya penuh.

Baca juga: CATL hadirkan stasiun tukar baterai dengan pengisian penuh 6 menit

Produk baterai baru CATL yang lain yakni Freevoy Super Hybrid generasi kedua, yang dirancang untuk kendaraan hibrida dan kendaraan elektrik dengan jangkauan jauh.

Baterai ini menawarkan jangkauan listrik murni hingga 500 km serta mendukung kecepatan pengisian daya setara 10C.

CATL mengklaim produk baterai ini memungkinkan "pengisian daya seminggu sekali" untuk model kendaraan listrik jarak jauh (Extended Range Electric Vehicle/EREV).

Baterai LFP dengan kepadatan energi 230 Wh/kg yang mendukung kecepatan pengisian daya setara 10C ini memampukan kendaraan mencapai jarak tempuh listrik murni sampai 600 km.

Baca juga: Toyota dan CATL kerja sama kembangkan baterai mobil listrik di Indonesia

​​​​​​​Baca juga: Chery ungkap teknologi baterai untuk capai jarak tempuh EV 1.500 km

Pewarta:
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026