Jakarta (ANTARA) - Perusahaan teknologi Huawei bersama Dongfeng Motor Corporation bersiap memperkenalkan SUV terbaru bernama Yijing X9 pada 23 April 2026, sehari sebelum menghadirkannya di ajang otomotif Beijing Auto Show 2026.

Dilaporkan Carnewschina pada Selasa (21/4) waktu setempat, model ini merupakan SUV flagship enam penumpang pertama dari merek Yijing (atau dikenal juga sebagai Epicland), yang dikembangkan melalui kolaborasi erat antara kedua perusahaan.

Yijing X9 diposisikan sebagai SUV ukuran penuh dengan dimensi besar, memiliki panjang sekitar 5,3 meter dan jarak sumbu roda 3,1 meter.

Konfigurasi kabinnya mengusung enam kursi dengan tata letak 2+2+2 yang menargetkan kenyamanan maksimal bagi pengguna.

Dari sisi teknologi, kendaraan ini akan menjadi salah satu model pertama yang mengadopsi solusi “full-stack” dari Huawei.

Baca juga: Huawei rilis seri Pura 90 Pro, kombinasikan kamera zoom 200 MP dan AI

Fitur tersebut mencakup sistem bantuan berkendara pintar Qiankun generasi terbaru, kokpit berbasis HarmonyOS, serta sensor LiDAR 896-line untuk mendukung fungsi mengemudi semi-otonom.

Selain itu, Yijing X9 juga dilengkapi sistem Navigate on Autopilot (NOA) yang memungkinkan kendaraan bergerak otomatis dari satu titik ke titik lain, meski pengemudi tetap harus siaga mengambil alih dalam kondisi tertentu.

Indikator lampu khusus pada bodi kendaraan akan menyala saat fitur otonom ini aktif.

Tidak ada informasi mengenai sistem penggeraknya, namun foto-foto resmi sebelumnya mengungkapkan dua pintu kecil di spatbor belakang.

Biasanya, salah satunya berfungsi sebagai penutup tutup bahan bakar, dan yang lainnya menutupi port pengisian daya.

Dengan demikian,kendaraan ini kemungkinan besar adalah plug-in hybrid.

X9 diperkirakan akan dibanderol di bawah 350.000 yuan (51.340 USD) atau sekitar Rp880 juta.

Baca juga: Huawei Pura X Max debut jadi ponsel lipat layar lebar pertama di dunia

Baca juga: Huawei yakin Mate 80 Pro tak akan ancam eksistensi Pura 80

Baca juga: Laporan Resmi: "Power Grid Private Wireless Network" - Masa Depan Sistem Komunikasi Kritis di Sektor Energi

Pewarta:
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026