Jakarta (ANTARA) - Produsen otomotif asal China, Changan Group mengambil langkah tegas terkait strategi masa depan perusahaan tersebut di industri otomotif lokal dan juga global melalui strategi “1+4+4+5” yang dibangun pada satu visi, yaitu membangun perusahaan otomotif kelas dunia yang kompetitif dengan memiliki teknologi inti yang dikembangkan secara mandiri.
Chairman Changan Group, Zhu Huarong mengatakan bahwa strategi ini disusun berdasarkan empat pilar bisnis yang mencakup kendaraan, komponen, layanan, dan industri ekosistem generasi terbaru, serta empat transformasi utama, yakni kecerdasan, green development, globalisasi, dan integrasi.
“Hari ini, kita memasuki era baru yang luar biasa di mana terjadi transformasi besar dan penuh peluang yang belum pernah ada sebelumnya. Setiap transformasi membuka jalan untuk melahirkan generasi baru perusahaan kelas dunia,” kata Zhu Huarong dalam keterangan resminya, Rabu.
Menurut dia, pihaknya akan terus berkomitmen untuk lebih mengembangkan jenama tersebut melalui beragam kolaborasi bersama dengan mitra industri mereka dalam satu visi dan tujuan yang selaras demi melangkah ke masa depan bersama.
Baca juga: Changan janji bawa tiga model baru ke Indonesia sepanjang 2026
Melalui strategi tersebut, Changan menargetkan bakal mampu mendapatkan pencapaian lima kali lipat pada tahun 2030 yang mencakup penjualan New Energy Vehicle (NEV), penjualan kendaraan di pasar Internasional, total pendapatan, total laba, dan brand value.
Perusahaan tersebut juga memiliki target yang cukup realistis di tahun 2030. Pihaknya menargetkan pendapatan sebesar 600 miliar yuan yang meliputi penjualan 2,4 juta unit NEV dan 1,5 juta penjualan ke pasar luar negeri.
Dalam perjalanan mewujudkan cita-cita tersebut, Changan Group memiliki enam langkah utama (Six Major Leaps) yang masing-masing merepresentasikan perubahan terukur dengan tonggak pencapaian yang jelas.
Pada tahun ini, pihaknya telah mencatatkan penjualan sebanyak 2,913 juta unit kendaraan, meningkat 8,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penjualan NEV melampaui 1,1 juta unit.
Saat ini, Changan telah memasarkan produknya di 118 negara melalui 1.124 jaringan penjualan, didukung oleh 22 basis manufaktur di luar negeri dengan kapasitas gabungan mencapai 350.000 unit.
Baca juga: Changan Indonesia perkenalkan S05 REEV
Baca juga: Pabrikan mobil China Changan gelar pameran di 15 mal di Indonesia
Baca juga: Changan andalkan teknologi BlueCore HEV untuk konsumsi BBM
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026