Jakarta (ANTARA) - Honda menghidupkan kembali nama Insight sebagai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang akan dipasarkan di Jepang, dengan basis model yang diproduksi di China dan target penjualan terbatas.

Dilaporkan Carscoops, Jumat (17/4) waktu setempat, model yang digunakan merupakan versi rebadge (label ulang) dari Honda e:NS2, yang sebelumnya dikembangkan bersama mitra mereka Dongfeng di China.

Kendaraan ini akan hadir dengan nama Insight, menghidupkan kembali model yang sebelumnya dikenal sebagai mobil hybrid massal pertama Honda.

Baca juga: Honda fokus ke mobil hybrid sebagai strategi menuju elektrifikasi

Dari sisi spesifikasi, Insight EV menggunakan baterai berkapasitas 68,8 kWh dan motor listrik penggerak roda depan dengan tenaga sekitar 201 hp.

Model ini merupakan bagian dari lini kendaraan listrik Honda yang dikembangkan khusus untuk pasar China sebelum diadaptasi ke pasar lain.

Peluncuran Insight EV berlangsung di tengah kondisi pasar Jepang yang masih didominasi kendaraan konvensional dan hybrid. Penjualan mobil listrik murni di negara tersebut tercatat masih di bawah 2 persen dari total penjualan mobil baru.

Honda menargetkan penjualan model Insight dalam jumlah terbatas, sekitar 3.000 unit sebagai pendekatan hati-hati terhadap permintaan EV di Jepang yang masih berkembang.

Baca juga: Honda pangkas produksi ICE di China usai penjualan anjlok dan fokus EV

Baca juga: Material isolasi baterai 1300C tingkatkan keamanan EV

Baca juga: Interior Mercedes C-Class EV dilengkapi MBUX Hyperscreen 39,1 inci

Pewarta:
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026