Jakarta (ANTARA) - Perusahaan otomotif asal China, Aion mengklaim bahwa pihaknya sudah menggunakan 71 persen struktur baja untuk menyelimuti struktur bodi kendaraan Aion UT guna meningkatkan kepercayaan dan juga keamanan bagi penggunanya.
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu mengatakan bahwa pihaknya sangat memahami terkait standar keselamatan yang sudah menjadi prioritas utama bagi konsumen. Oleh karena itu, AION UT dikembangkan dengan pendekatan menyeluruh, mulai dari chassis yang kokoh hingga teknologi keselamatan aktif yang cerdas.
“Kami ingin menghadirkan kendaraan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepercayaan di setiap perjalanan,” kata Andry Chiu melalui keterangan resminya diterima di Jakarta pada Rabu.
Baca juga: GAC ungkap keberhasilannya mengembangkan baterai ASSB
Baca juga: GAC AION banting harga di IIMS 2026, turun hingga puluhan juta
Tidak hanya dibaluti dengan baja, kendaraan ini juga sudah dibekali dengan fitur keselamatan lengkap seperti enam airbag, kamera panoramic 3R1V, serta Blind Spot Detection (BSD) dan Door Opening Warning (DOW) untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.
Kendaraan masa kini yang sudah menggunakan beragam teknologi dan juga inovasi untuk mencuri perhatian konsumen, Aion juga turut membenamkan desain inovatif one-piece hot-formed double door ring yang memberikan perlindungan lebih tinggi dibandingkan standar di kelasnya.
“Struktur ini meningkatkan kekuatan rangka pintu sekaligus menjaga efisiensi bobot kendaraan,” ujar dia.
Untuk semakin memaksimalkan perlindungan kepada penggunanya, AIon juga turut menghadirkan sistem perlindungan bagi penumpang melalui teknolog V-shaped side air curtain yang memiliki panjang lebih dari pada umumnya, yakni mencapai 2,1 meter.
Baca juga: MPV premium dari GAC Aion diperkenalkan di IIMS 2026
Fitur tersebut nantinya bakal melindungi area dari pilar A hingga pilar C, memberikan perlindungan menyeluruh bagi penumpang depan dan belakang, termasuk perlindungan ekstra pada area kepala anak.
Teknologi yang dipercaya bakal memberikan rasa yang aman kepada pelanggan, masih terus berlanjut melalui hadirnya Dragon-Bone Embraced Body Structure yang memberikan perlindungan 720° secara menyeluruh.
“Struktur ini dirancang untuk menyerap dan mendistribusikan energi benturan dari berbagai arah, sehingga menjaga integritas kabin dan meningkatkan keselamatan penumpang,” lanjutnya.
Selanjutnya teknologi keselamatan modern juga sudah tersemat pada kendaraan ini meliputi Full-Scenario Active Safety Suite dengan kemampuan pemantauan real-time. Sistem ini mencakup fitur utama seperti Automatic Emergency Braking (AEB), Forward Collision Warning (FCW).
Lau ada juga Lane Departure Warning (LDW), Lane Departure Prevention (LDP), dan Emergency Lane Keeping (ELK). Selain itu, tersedia fitur tambahan seperti Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Rear Collision Warning (RCW), Blind Spot Detection (BSD), serta Door Opening Warning (DOW).
Baca juga: GAC akan meluncurkan Aion RT Battery Swap Version pada 8 April
Baca juga: IIMS 2026 jadi bukti daya tarik mobil China di Indonesia
Baca juga: GAC bukukan 2.095 SPK di IIMS 2026, AION UT jadi model terlaris
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026