Jakarta (ANTARA) - Sub-merek premium milik BYD, Denza dilaporkan mencatat puluhan ribu pesanan untuk model Z9 GT di pasar China.

Dilaporkan Carnewschina pada Selasa waktu setempat, tingginya minat tersebut didorong oleh kehadiran teknologi baterai terbaru Blade Battery 2.0 yang menjadi daya tarik utama kendaraan ini.

Diketahui, baterai ini menawarkan peningkatan signifikan dalam hal kecepatan pengisian daya serta efisiensi energi dibandingkan generasi sebelumnya.

Teknologi Blade Battery 2.0 memungkinkan proses pengisian daya yang sangat cepat, di mana baterai dapat diisi dari 10 persen hingga 97 persen hanya dalam waktu sekitar sembilan menit, serta dari 10 persen ke 70 persen dalam waktu sekitar lima menit.

Baca juga: Stok BYD Sealion 05 DM-i dikabarkan menumpuk di diler

Selain itu, baterai generasi terbaru tersebut juga diklaim memiliki peningkatan dalam hal keamanan dan daya tahan, sekaligus mendukung jarak tempuh kendaraan yang lebih jauh.

General Manajer Denza, Li Hui juga dikabarkan telah mengunjungi basis produksi untuk mengawasi peningkatan produksi, karena pesanan model tersebut terus melebihi pasokan.

Pabrik di Shenzhen-Shantou telah beroperasi selama 24 jam nonstop selama tiga bulan, dengan produksi harian sekarang melebihi 100 unit.

Meskipun ada peningkatan produksi, Li mengindikasikan bahwa kapasitas saat ini masih belum cukup untuk memenuhi permintaan.

Jangka waktu pengiriman saat ini diperkirakan 4–6 minggu, dengan varian tertentu membutuhkan waktu hingga enam minggu.

Baca juga: BYD Denza Z9 GT bakal tampil dalam film terbaru James Bond

Baca juga: BYD dorong ekspansi global yang saling menguntungkan

Baca juga: BYD rilis mobil listrik baru, isi daya baterai tidak sampai 10 menit

Pewarta:
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026