Jakarta (ANTARA) - Fitur YouTube sudah tersedia dalam sistem Android Auto, tetapi hanya dapat digunakan untuk memutar audio menurut siaran Carscoops pada Rabu.

Dukungan pemutaran video tidak dihadirkan pada fitur YouTube di Android Auto karena alasan keselamatan berkendara.

Menurut tulisan banyak pengguna di Reddit, fitur YouTube di Android Auto bisa memutar semua konten, tetapi tanpa tayangan video.

Fitur ini lebih cocok untuk memutar konten berupa siniar, siaran wawancara, dan siaran berita daripada konten yang menonjolkan tampilan visual.

Selain itu, fitur YouTube di Android Auto membutuhkan dukungan pemutaran latar belakang untuk berfungsi. Artinya, fitur ini hanya tersedia bagi mereka yang berlangganan YouTube Premium.

Baca juga: Android Auto hadirkan dua fitur baru untuk memudahkan berkendara

Pemutar YouTube di Android Auto juga memiliki beberapa keterbatasan, antara lain hanya menyediakan tombol play/pause dan skip tanpa opsi untuk melompat beberapa detik ke depan atau belakang.

Pengguna juga tidak dapat menelusuri konten langsung dari layar kendaraan. Jadi, pengguna harus memilih konten yang hendak diputar sebelum berkendara.

Namun, dukungan fitur ini dinilai lebih baik dari sebelumnya. Dukungan pemutar audio YouTube sebelumnya dapat digunakan di kendaraan, tetapi tanpa kontrol pemutaran langsung di antarmuka sistem.

Dukungan fitur YouTube di Android Auto kabarnya akan diperbarui. Menurut Android Central, Google mungkin akan meluncurkan pemutar YouTube lengkap untuk Android Auto pada acara Google I/O tanggal 19-20 Mei 2026.

Baca juga: Apple hadirkan pembaruan-pembaruan di CarPlay

Baca juga: Spotify hadirkan fitur berbagi pemutaran musik di Android Auto
 

Pewarta:
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026