Jakarta (ANTARA) - Produsen otomotif asal Jerman, BMW dikabarkan menarik kembali (recall) sejumlah kendaraan mewahnya di Australia yang mencakup model sedan seri terbaru karena potensi masalah pada komponen sistem pendingin udara.
Menurut laporan Drive pada Senin waktu setempat, penarikan kembali tersebut mencakup model BMW 5 Series, BMW i5, BMW 7 Series, dan BMW i7 yang diproduksi antara 2022 hingga 2025.
Dalam pemberitahuan recall disebutkan bahwa kabel pada sensor sistem pendingin udara (AC) dapat rusak selama proses penggantian mikrofilter kabin saat perawatan kendaraan. Kerusakan tersebut berpotensi menyebabkan hubungan arus pendek.
Baca juga: BMW China tarik 147 ribu lebih kendaraan impor
Jika hal itu terjadi, komponen sensor dapat mengalami panas berlebih yang berpotensi menimbulkan asap di dalam kendaraan atau bahkan meningkatkan risiko kebakaran.
Otoritas keselamatan kendaraan Australia menyatakan kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko cedera bagi penumpang kendaraan, pengguna jalan lain, maupun kerusakan properti di sekitarnya.
Sebagai langkah penanganan, BMW akan menghubungi pemilik kendaraan yang terdampak untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan pada kendaraan mereka di diler resmi tanpa biaya.
Pemilik kendaraan yang termasuk dalam daftar recall juga disarankan untuk menghubungi dealer BMW terdekat guna menjadwalkan perbaikan.
Baca juga: Satu dealer BMW di China diwartakan menghentikan operasi
Baca juga: BMW tarik ratusan ribu unit kendaraan terkait risiko kebakaran
Baca juga: Diler BMW berkonsep Retail.Next diperkenalkan di Jakarta Selatan
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026