Jakarta (ANTARA) - BYD mengumumkan bahwa pabriknya di Brazil telah memperoleh pesanan sekitar 100.000 kendaraan dari pasar Argentina dan Meksiko.
Dilaporkan Carnewschina pada Minggu waktu setempat, pesanan tersebut terdiri atas sekitar 50.000 kendaraan untuk Argentina dan 50.000 kendaraan untuk Meksiko.
Executive Vice President BYD, Stella Li menyampaikan bahwa kendaraan tersebut akan diproduksi di fasilitas manufaktur BYD di Brazil dan kemudian diekspor ke kedua negara tersebut.
Baca juga: BYD berencana gabung Formula 1, siap tandingi Ferrari dan McLaren
Diketahui, pabrik BYD di Brazil diposisikan sebagai basis produksi regional untuk Amerika Latin.
Pabrik Camaçari memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 150.000 kendaraan, dengan rencana untuk meningkatkannya menjadi 600.000 kendaraan secara bertahap.
Fasilitas ini akan memproduksi kendaraan plug-in hybrid dan kendaraan listrik termasuk Dolphin Mini, BYD King, dan Song Pro.
Baca juga: Awal 2026, BYD dan Jaecoo pimpin penjualan mobil China di Indonesia
Dengan memproduksi kendaraan di Brazil, perusahaan dapat memasok berbagai pasar di kawasan tersebut secara lebih efisien dibandingkan dengan mengirimkan kendaraan langsung dari China.
Selain itu, BYD juga mengumumkan rencana untuk menginvestasikan 300 juta real Brazil (53 juta USD) atau sekitar Rp898 miliar untuk membangun pusat penelitian di Rio de Janeiro.
Pembangunan dijadwalkan dimulai tahun ini, dengan penyelesaian diharapkan pada tahun 2028.
Baca juga: Penjualan BYD anjlok 41 persen di pasar domestik, China
Fasilitas ini akan mencakup kemampuan untuk menguji kecepatan, daya, daya tahan, dan kinerja kendaraan.
Fasilitas ini juga akan menghasilkan data iklim tropis untuk membantu BYD mengembangkan produk baru dan mengadaptasi teknologi khusus untuk pasar lokal.
Baca juga: BYD ajukan permohonan ekspor EV tarif baru 6,1 persen ke Kanada
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026