Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Rental Mobil Daerah (Asperda), Erwin Suryana, mengungkapkan permintaan sewa mobil menjelang periode mudik Lebaran tahun ini cenderung tidak mengalami peningkatan signifikan secara nasional.
Sebagian besar pelaku usaha rental melaporkan penurunan permintaan dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun di beberapa daerah tertentu masih terdapat kenaikan permintaan yang cukup tinggi.
“Mayoritas anggota Asperda, sekitar 50 persen, menyatakan permintaan sewa kendaraan pada periode mudik cenderung tidak ada kenaikan permintaan,” ujar Erwin ketika dihubungi dari Jakarta, Jumat.
Ia menambahkan, sekitar 30 persen anggota bahkan mengalami penurunan permintaan, dan hanya sekitar 20 persen yang merasakan kenaikan dibanding tahun sebelumnya.
Baca juga: Solusi Transportasi Nyaman Bersama Rental Mobil Bali Get&Ride
Menurut Erwin, kondisi tersebut membuat permintaan sewa kendaraan pada periode Lebaran tahun ini berada di bawah rata-rata pertumbuhan pada tahun-tahun sebelumnya.
“Secara umum kondisi permintaan lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan permintaan periode lebaran sebelumnya,” kata Ketua Umum asosiasi yang beranggotakan sekitar 1.000 pengusaha rental kendaraan tersebut.
Erwin menilai beberapa faktor menjadi penyebab menurunnya permintaan rental kendaraan. Salah satunya adalah melemahnya daya beli masyarakat serta kecenderungan untuk menahan pengeluaran.
Baca juga: Delapan Tips Hemat Sewa Mobil Bali untuk Liburan Bareng Keluarga
Ia menyebut masyarakat saat ini lebih fokus pada kebutuhan pokok dibandingkan pengeluaran tersier, termasuk untuk perjalanan wisata atau menyewa kendaraan.
“Menurunnya daya beli, kecenderungan menahan belanja. Masyarakat cenderung hanya belanja ke hal-hal pokok saja, dan menahan belanja kebutuhan tersier seperti rental mobil dan bepergian wisata,” katanya.
Selain itu, ia juga menyinggung dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) yang diduga ikut memengaruhi pola pengeluaran masyarakat.
“Faktor dampak PHK sepertinya ada juga,” tambahnya.
Baca juga: Skema sewa kepemilikan dorong pengemudi daring miliki mobil pribadi
Adapun dari sisi jenis kendaraan, mobil keluarga masih menjadi pilihan utama para pemudik. Kendaraan jenis multi purpose vehicle (MPV) yang dapat mengangkut lebih banyak penumpang seperti Toyota Avanza, Toyota Kijang Innova, dan Mitsubishi Xpander menjadi yang paling banyak diminati.
Meski begitu, di beberapa daerah tertentu, tren permintaan justru menunjukkan dinamika berbeda. Salah satunya terjadi di Malang, Jawa Timur.
Rizki, team lapangan sekaligus tour planner di salah satu penyedia layanan rental mobil di kawasan Jalan Bunga Srigading, Lowokwaru, Malang, Srigading Trans, mengatakan permintaan rental mobil di wilayahnya justru mengalami peningkatan cukup signifikan menjelang libur Lebaran.
Baca juga: Komitmen MPM Rent dalam menjaga kualitas dan pelayanan bagi konsumen
“Permintaan lumayan meningkat dari tahun sebelumnya, hampir 70 persen dari biasanya,” kata Rizki.
Menurutnya, sebagian besar pelanggan menggunakan kendaraan sewaan untuk kebutuhan berkeliling silaturahmi keluarga saat Lebaran, sekaligus wisata di kawasan Jawa Timur, seperti Kota Batu, Gunung Bromo, Air Terjun Tumpak Sewu, hingga Kawah Ijen.
Senada dengan pernyataan Asperda, dari sisi kendaraan, mobil keluarga atau MPV tetap menjadi pilihan utama pelanggan, seperti Avanza hingga Ertiga.
Seiring meningkatnya permintaan pada periode mudik, pihaknya juga melakukan penyesuaian tarif sewa.
“Pasti ada kenaikan, kenaikan hampir 50 persen dari harga, biasanya periode H-7 sampai H+7,” kata Rizki.
Baca juga: MPM Rent sediakan armada untuk teman perjalanan mudik, ini syaratnya
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026