Jakarta (ANTARA) - Produsen otomotif China, BYD, pada Kamis (5/3) meluncurkan sedan listrik baru BYD Seal 07 EV sebagai kendaraan pertama yang menggunakan Blade Battery generasi kedua serta teknologi flash-charging terbaru.

Menurut siaran CarNewsChina pada Jumat, sedan listrik ukuran menengah ini hadir dalam dua varian dengan harga 169.900 yuan hingga 189.900 yuan, sekitar Rp396 juta hingga Rp443 juta.

Seal 07 EV menggunakan arsitektur penggerak roda belakang dengan motor permanent-magnet synchronous berdaya 240 kW.

Menurut dokumen Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China, mobil ini dibekali baterai berkapasitas 69 kWh yang memampukan kendaraan menempuh jarak hingga 705 km menurut standar pengujian CLTC.

BYD mengklaim konsumsi energi kendaraan ini dapat dijaga di bawah 10 kWh per 100 km.

Baca juga: BYD perkenalkan Blade Battery 2.0 dengan pengisian daya ultra cepat

Integrasi Blade Battery generasi kedua pada kendaraan ini disertai dengan sistem bantuan mengemudi terbaru God’s Eye 5.0 (Tianzhen Zhiyan) yang mendukung fitur Navigation on Autopilot (NOA) di area perkotaan.

Seal 07 EV tersedia dalam dua varian, yakni 705 Honor Edition dan 705 Flagship Edition.

Varian 705 Honor Edition yang dipasarkan seharga 169.900 yuan (sekira Rp396 juta) menggunakan baterai 69 kWh dan berjarak tempuh 705 km.

Varian 705 Flagship Edition yang harganya 189.900 yuan (sekira Rp443 juta) menggunakan baterai 69 kWh dan berjarak tempuh 705 km.

Baca juga: BYD luncurkan sedan mewah Yangwang U7 dengan jarak tempuh 1.006 km

Seal 07 EV menggunakan bahasa desain Marine Aesthetics. Mobil sepanjang panjang 4.995 mm dengan wheelbase 2.900 mm ini diposisikan sebagai pesaing langsung sedan listrik Xiaomi SU7.

Bagian dalam mobil ini dipasangi tiga layar dengan konfigurasi "2+1" serta head-up display tipe W-HUD.

Kabinnya memiliki tuas transmisi minimalis di kolom setir, pad pengisian daya nirkabel, serta lemari pendingin dan pemanas terintegrasi.

Sensor LiDAR dipasang di atap kendaraan untuk mendukung sistem mengemudi otonom.

Seal 07 EV dijadwalkan mulai dikirim ke konsumen dari pabrik Changzhou di China pada akhir Maret 2026.

Baca juga: Indomobil berencana boyong Leapmotor ke Indonesia

Baca juga: Konflik Timur Tengah ganggu ekspor mobil China, berdampak ke Eropa

Pewarta:
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026