Jakarta (ANTARA) - Produsen otomotif China, BYD melalui merek mewahnya Yangwang resmi meluncurkan sedan flagship terbaru Yangwang U7 model tahun 2026.

Dilaporkan Carnewschina pada Jumat waktu setempat, mobil ini menawarkan jarak tempuh listrik hingga 1.006 km berdasarkan standar CLTC serta teknologi flash charging yang mampu mengisi daya dalam waktu sangat singkat.

Peluncuran sedan listrik mewah ini menghadirkan lima varian dengan harga mulai 658.000 yuan hingga 888.000 yuan atau sekitar Rp1,6 miliar hingga Rp2,1 miliar.

Varian tersebut mencakup pilihan Battery Electric Vehicle (EV) maupun Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dengan konfigurasi kabin empat atau lima kursi.

Sebagai sedan berukuran besar, U7 mempertahankan desain depan khas lini Yangwang.

Baca juga: BYD ungkap SUV listrik flagship Great Tang

Versi listrik murni memiliki dimensi panjang 5.265 mm, lebar 1.998 mm, tinggi 1.517 mm, dan wheelbase 3.160 mm.

Sementara varian plug-in hybrid sedikit lebih besar dengan panjang 5.360 mm, lebar 2.000 mm, tinggi 1.515 mm, serta wheelbase 3.200 mm.

Mobil ini juga dibekali spoiler aktif yang dapat menyesuaikan secara otomatis dengan kondisi berkendara.

Pada bagian interior, kabin mengusung desain dashboard simetris dengan layar kontrol pusat vertikal besar, panel instrumen LCD, serta layar hiburan untuk penumpang depan.

Seluruh kursi dilapisi kulit Nappa, sementara kursi depan mendukung pengaturan hingga 20 arah dengan fitur pemanas, ventilasi, dan pijat batu panas.

Untuk varian empat kursi, penumpang belakang mendapatkan kursi independen lengkap dengan sandaran kaki elektrik dan layar kontrol hiburan pada konsol tengah.

Sistem audionya menggunakan Dynaudio premium dengan 23 speaker.

Baca juga: BYD ajukan permohonan ekspor EV tarif baru 6,1 persen ke Kanada

Dari sisi teknologi berkendara, U7 dibekali sistem bantuan mengemudi “God’s Eye A” (DiPilot 600) yang menggunakan arsitektur end-to-end dan tidak bergantung pada peta presisi tinggi.

Pada sektor performa, versi EV menggunakan empat motor listrik dengan pilihan jarak tempuh 860 km hingga 1.006 km (CLTC).

Sementara versi PHEV menggabungkan mesin 2.0 liter turbo horizontal dengan empat motor listrik yang menghasilkan daya total hingga 1.000 kW atau sekitar 1.340 hp.

Varian plug-in hybrid menawarkan jarak tempuh listrik murni 200–220 km dan jarak tempuh gabungan hingga 1.100 km.

Berkat teknologi Blade Battery generasi kedua dan fitur flash charging, baterai dapat diisi dari 0 ke 70 persen hanya dalam 5 menit, atau dari 10 ke 97 persen dalam sekitar 9 menit.

Sedan ini juga mengusung arsitektur e⁴ quad-motor yang dipadukan dengan kemudi roda belakang hingga 20 derajat.

Kombinasi tersebut menghasilkan radius putar sekitar 4,85 meter serta menghadirkan fitur manuver seperti tank turn, crab walk, dan sistem parkir otomatis.

Selain itu, mobil ini dilengkapi sistem suspensi DiSus-Z berbasis motor levitasi magnetik yang menggantikan peredam hidrolik konvensional.

Teknologi ini diklaim mampu meningkatkan stabilitas kendaraan, termasuk saat menghadapi kondisi ekstrem seperti ban pecah di kecepatan tinggi atau benturan samping.

Suspensi tersebut juga dipadukan dengan DiSus-A+ smart air body control untuk meningkatkan kenyamanan dan pengendalian kendaraan.

Baca juga: BYD ungkap detail spesifikasi Seal 08 jelang debut pada 5 Maret

Baca juga: BYD rilis gambar resmi Seal 07 EV menjelang peluncuran

Baca juga: BYD uji flash charge 1.500 kW, hampir tiga kali lipat daya Tesla V4

Pewarta:
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026