Jakarta (ANTARA) - Huawei memperkenalkan sistem LiDAR 896-line berarsitektur jalur optik ganda yang menjadi produk LiDAR produksi massal yang diklaim memiliki spesifikasi tertinggi di dunia.

Dilaporkan Carnewschina pada Rabu waktu setempat, LiDAR ini mengusung arsitektur jalur optik ganda (dual-optical path) yang mampu meningkatkan resolusi hingga empat kali lipat dibanding produk sebelumnya, sehingga menjadikannya sensor dengan kemampuan persepsi sangat tinggi.

Menurut keterangan Huawei, sistem ini dapat secara konsisten dan jelas mengenali objek kecil setinggi 14 sentimeter dari jarak 120 meter, termasuk benda dengan pantulan rendah seperti kerucut lalu lintas yang jatuh atau ban yang kempes.

Baca juga: Maextro S800 jadi sedan mewah terlaris di China

CEO dari Huawei Intelligent Automotive Solutions BU, Jin Yuzhi menjelaskan bahwa LiDAR ini memadukan dua unit penerima laser dengan panjang fokus berbeda, satu untuk cakupan sudut lebar dan satu lagi untuk detail jarak jauh.

Kombinasi keduanya menciptakan efek pencitraan gambar dalam gambar resolusi tinggi yang memperjelas deteksi rintangan kecil, bentuk tak beraturan, maupun halangan dengan pantulan rendah.

Sebagai ilustrasi kemampuan sensor, Huawei mengatakan bahwa LiDAR ini bahkan dapat menangkap dengan jelas seekor anjing yang mengibaskan ekornya dari jarak 55 meter, sebuah loncatan besar dari kemampuan LiDAR produksi massal sebelumnya.

Baca juga: Huawei dan Saic siap luncurkan Saic Z7T akhir Maret 2026

Istilah “line” atau garis dalam LiDAR merujuk pada jumlah saluran laser dalam arah vertikal.

Setiap garis mewakili satu berkas laser independen, dan semakin banyak garis berarti pemindaian vertikal yang lebih padat, menghasilkan titik-titik 3D (point cloud) yang lebih jelas untuk mengenali pejalan kaki, kendaraan, dan objek lain dengan lebih akurat.

Sebelumnya, LiDAR produksi massal dengan jumlah garis tertinggi di industri mencapai 520 line.

Baca juga: Toyota bZ7 EV memulai debutnya dengan Huawei HarmonyOS

Dengan 896 line, produk Huawei ini menetapkan standar baru dalam sensor persepsi kendaraan otonom.

Sensor LiDAR 896 line ini pertama kali akan dipasang pada kendaraan Aito M9 dan Maextro S800 dari aliansi kendaraan cerdas HIMA.

Selain itu, merek-merek lain bekerja sama dengan Huawei diperkirakan juga akan mengadopsi LiDAR tersebut pada model terbaru mereka.

Baca juga: Huawei ungkap gambar Stelato S9 sebelum meluncur

Baca juga: Nissan Teana menjadi kendaraan ICE pertama dengan Huawei HarmonyOS

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026