Jakarta (ANTARA) - Gotion High-Tech, perusahaan baterai yang didukung oleh Volkswagen mengumumkan rencana pembangunan pabrik baterai solid-state berkapasitas 2 gigawatt-hour (GWh) sebagai inovasi teknologi baterai untuk kendaraan listrik masa depan.
Dilaporkan Carnewschina pada Senin (2/3) waktu setempat, baterai yang akan diproduksi adalah Jinshi solid-state battery dengan elektrolit padat berbasis sulfida yang dirancang untuk meningkatkan kepadatan energi dan keamanan.
Menurut keterangan teknis, baterai Jinshi mencapai kepadatan energi sel hingga 350 Wh/kg, atau sekitar 40 persen lebih tinggi daripada sel lithium ternary arus utama, sehingga memungkinkan jangkauan kendaraan listrik sekitar 1.000 kilometer per pengisian.
Baca juga: China akan merilis standar baterai solid-state pada Juli 2026
Dalam uji keselamatan, baterai telah lolos pengujian ruang termal pada 200 °C dan penetrasi jarum baja 3 mm tanpa terjadi kebakaran atau ledakan.
Gotion juga pernah mengoperasikan jalur pilot baterai all-solid-state berkapasitas 0,2 GWh dengan tingkat hasil produksi mencapai sekitar 90 persen, menggunakan peralatan inti yang sepenuhnya dikembangkan di dalam negeri dan telah diuji dalam pengujian pemasangan kendaraan di jalan.
Perusahaan menargetkan jalur produksi 2 GWh ini untuk mendukung debut kendaraan listrik dengan baterai solid-state skala kecil pada akhir 2026, sementara produksi massal secara penuh diharapkan dapat meningkat pada dekade berikutnya.
Dukungan investasi dan kerja sama dari Volkswagen menjadi unsur penting dalam strategi tersebut, termasuk rencana pasokan baterai solid-state untuk merek Volkswagen dan Audi di masa mendatang.
Baca juga: China terapkan aturan ketat daur ulang baterai kendaraan listrik
Baca juga: Kendaraan baterai solid-state Dongfeng jalani uji cuaca dingin ekstrem
Baca juga: China mulai pelaporan jejak karbon baterai kendaraan listrik pada 2026
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026