Jakarta (ANTARA) - Tesla dikabarkan akan menghadirkan sistem kecerdasan buatan (AI) Grok pada kendaraan Tesla Model Y dan Tesla Model 3 di Australia.
Chatbot tersebut diklaim mampu memberikan respons yang akurat dan berwawasan terhadap berbagai pertanyaan serta membantu pengemudi menetapkan tujuan perjalanan, mengatur rute, dan mengidentifikasi titik-titik menarik melalui perintah suara.
Dilaporkan Drive pada Jumat waktu setempat, Tesla mengonfirmasi peluncuran akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari kendaraan yang dilengkapi Hardware 3 (HW3), kemudian disusul mobil dengan Hardware 4 (HW4).
Baca juga: Tesla ditetapkan bertanggung jawab atas kecelakaan terkait autopilot
Model 3 yang diproduksi sejak September 2023 dan Model Y yang dibangun mulai akhir Januari 2024 termasuk dalam kategori HW4.
Adapun kendaraan yang memenuhi syarat wajib menggunakan prosesor AMD, memiliki koneksi internet, serta menjalankan perangkat lunak versi 2025.26 atau lebih baru untuk mengakses seluruh fungsi Grok, kecuali fitur navigasi yang membutuhkan versi 2025.44.25 atau lebih baru.
Tesla menyatakan bahwa Tesla Model S dan Tesla Model X juga kompatibel dengan Grok.
Baca juga: Tesla hapus istilah Autopilot di California untuk tetap bisa berjualan
Namun demikian, belum jelas apakah kedua model tersebut telah dibekali prosesor AMD di Australia sebelum pengiriman lokal dihentikan pada 2021.
Diketahui, Grok yang diluncurkan pada 2023 tersebut dikembangkan oleh xAI dan terintegrasi ke platform media sosial X, yang keduanya dijalankan oleh Elon Musk.
Setelah terpasang, Grok dapat diaktifkan melalui tombol pada lingkar kemudi kendaraan Tesla.
Tesla menyatakan penyertaan Grok AI telah dimulai dan akan diluncurkan secara bertahap.
Pelanggan akan menerima pemberitahuan melalui aplikasi seluler Tesla ketika kendaraan mereka siap diperbarui.
Baca juga: Tesla hentikan sistem Autopilot untuk dorong adopsi Full Self-Driving
Baca juga: Geser Tesla, Eropa kini punya juara baru penjualan mobil listrik
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026