Jakarta (ANTARA) - PT Astra Honda Motor (AHM) menyebut industri sepeda motor nasional memiliki dampak ekonomi luas dengan melibatkan ratusan ribu tenaga kerja di berbagai lini, mulai dari manufaktur, rantai pasok, distribusi hingga layanan pendukung.
Wakil Presiden Direktur Eksekutif AHM, Thomas Wijaya mengatakan ekosistem industri yang terkait dengan perusahaan tersebut mencakup sekitar 600 ribu hingga 700 ribu orang, termasuk pekerja di perusahaan pemasok, jaringan dealer, lembaga pembiayaan, hingga sektor logistik dan asuransi.
“Di AHM sendiri kami memiliki sekitar 25 ribu karyawan. Namun jika dihitung dengan seluruh rantai pasok dan jaringan yang terlibat, jumlahnya bisa mencapai 600 sampai 700 ribu orang,” kata Thomas di Jakarta, Rabu.
Baca juga: PT AHM sebut Indonesia pasar motor terbesar ketiga dunia
Ia menjelaskan, perusahaan bekerja sama dengan lebih dari 220 perusahaan tier 1 serta sekitar 1.000 perusahaan tier 2 dan tier 3 dalam penyediaan komponen.
Keterlibatan industri pendukung tersebut dinilai menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat struktur manufaktur nasional.
Menurut Thomas, kendaraan roda dua memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas dan produktivitas masyarakat Indonesia, sehingga pertumbuhan industri ini berkontribusi langsung terhadap aktivitas ekonomi.
Baca juga: Gaikindo: Investasi R&D kunci industri otomotif nasional mandiri
Selain memperkuat pasar domestik, AHM juga melakukan ekspor kendaraan dalam bentuk utuh (CBU) sebanyak 223 ribu unit serta hampir 1 juta unit dalam bentuk completely knocked down (CKD) pada tahun lalu.
Ia menambahkan, dengan besarnya ekosistem yang terlibat, industri roda dua tidak hanya berdampak pada perusahaan, tetapi juga pada jutaan anggota keluarga yang menggantungkan penghidupan dari sektor tersebut.
“Kami berharap industri ini dapat terus tumbuh berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian nasional,” katanya.
Baca juga: Pabrik motor listrik di lahan 27 hektare resmi dibangun di Karawang
Baca juga: AISI ungkap penjualan sepeda motor masih bisa subur di 2026
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026