Jakarta (ANTARA News) - Versi terbaru mobil listrik BMW i3, tahun depan, akan membawa perbaikan signifikan terutama dalam hal jarak tempuh yang dikabarkan mendekati 200 kilometer untuk sekali pengisian ulang baterai.

Untuk model saat ini yang diluncurkan di Australia pada 2014, BMW i3 diklaim mampu menempuh antara 130 hingga 160 kilometer dengan daya dari baterai lithium ion.

Berkat teknologi Eco Pro yang diusung model terbaru nanti, mobil ini diharapkan dapat mencapai jarak mendekati 200 kilometer. Jarak tempuh i3 diklaim lebih dari cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat perkotaan.

Anggota manajemen BMW AG, Ian Robertson, mengatakan i3 versi terbaru 2017 ini "mampu menempuh berbagai jarak yang lebih bermanfaat".

Berbicara kepada Automotive News pada pekan ini, ia mengatakan peningkatan sekitar 50 persen tersebut merupakan kuncinya, yang berarti bahwa mode Eco Pro akan menjadi standar umum baru.

Pembaruan yang dibawa i3 tentu akan mengalahkan Nissan Leaf yang menjanjikan jarak tempuh 172 kilometer dengan mengandalkan baterai 30kWh.

Namun i3 masih kalah jika dibandingkan Chevrolet Bolt terbaru yang diklaim mampu menempuh 320 kilometer berkat baterai 60kWh dan motor elektrik 150kW/360Nm.

Terlepas dari jarak tempuh ini, BMW i3 tampaknya telah memuaskan pelanggan. Sepanjang 2015 mobil ini terjual 24.057 di seluruh dunia, atau naik 50 persen dibandingkan 2014, demikian Car Advice.

Penerjemah: Try Reza Essra
Copyright © ANTARA 2016