Jakarta (ANTARA News) - Varian coupe Hyundai Veloster Turbo sudah masuk tahap uji coba untuk penjualan di negara-negara ASEAN.

"Khusus untuk turbo, baru uji coba di Malaysia untuk penjualan di negara ASEAN, bukan Indonesia saja," kata Deputy Director Marketing PT. Hyundai Mobil Indonesia, Bebin Djuana saat ditemui di dealer Hyundai Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa.

Dia menjelaskan bahwa jika hasil tes memenuhi syarat, yakni dengan panjang perjalanan 75-100 ribu km, pihak Hyundai Motor Company (HMC) yang bermarkas di Korea Selatan bisa memberikan izin distribusi di ASEAN.

"Kalau dari Namyang Development Center sudah oke, baru keran ASEAN dibuka," katanya.

Hyundai Veloster Turbo sendiri sempat dipamerkan saat gelaran IIMS 2013.

Hal tersebut, kata Bebin, sebagai bentuk studi pasar di Indonesia.

Karena itulah, Hyundai Veloster dengan mesin bensin tidak didistribusikan di Indonesia meski sudah mendapat ijin dari HMC.

"Karena saat dipamerkan, pengunjung melihat wow itu karena turbo," katanya.

Bebin tidak menyebutkan waktu pasti kedatangan Veloster ke pasar otomotif ASEAN terutama Indonesia.

"Tunggu hasil tes saja," katanya.

Mobil yang dipamerkan September lalu menggunakan mesin 1.6 L turbocharged GDI empat silinder yang mempu menghasilkan kekuatan 201 PS pada 6000 rpm dan torsi 265 Nm pada 1750-4500 rpm.

Penerjemah: Deny Yuliansari
Copyright © ANTARA 2013