Jakarta (ANTARA) - Samsung dan Qualcomm mengumumkan telah berhasil meningkatkan kecepatan 5G hingga 20 persen setelah menyelesaikan pengujian 1024 Quadrature Amplitude Mudulation (QAM) untuk pita spektrum Frequency Division Duplex (FDD) dan Time Division Duplex (TDD).

Dilansir dari Phone Arena pada Minggu, QAM merupakan teknologi modulasi canggih yang berkaitan dengan jumlah data yang dapat dikirimkan melalui setiap transmisi. Semakin tinggi angka QAM, maka proses pengiriman data pada transmisi dapat berlangsung lebih efektif.

Uji coba yang dilakukan Samsung dan Qualcomm ini sukses menghasilkan kecepatan data hingga 485Mbps atau 20 persen lebih cepat dibandingkan 256 QAM.

Baca juga: Samsung perpanjang kontrak dengan Qualcomm untuk dukungan Snapdragon

Baca juga: Qualcomm kenalkan modem 5G generasi berikutnya di MWC 2024


"Teknologi QAM yang disempurnakan ini membantu operator memaksimalkan penggunaan sumber daya spektrum mereka dan memungkinkan pengguna seluler untuk menikmati berbagai layanan seluler dengan mulus seperti streaming video langsung dan memainkan gim multi-pemain secara daring, yang membutuhkan kecepatan unduh yang lebih tinggi," tulis Samsung dalam keterangannya.

Uji coba yang dilakukan di laboratorium penelitian dan pengembangan Samsung di Korea Selatan ini memanfaatkan perangkat lunak 5G vRAN dari Samsung dan radio yang didukung oleh pita 2.1GHz (FDD) dan 3.5GHz (TDD).

Sedangkan Qualcomm turut memberikan kontribusi dalam pengujian ini melalui perangkat uji faktor berbentuk ponsel yang dilengkapi modem Snapdragon X75 5G. Diketahui modem ini digunakan pada ponsel Samsung Galaxy S24 dan akan digunakan untuk lini ponsel iPhone 16 pada akhir tahun ini.

Baca juga: Surge- Qualcomm kembangkan ekosistem 5G jangkau wilayah di Indonesia

Baca juga: Huawei umumkan rencana peluncuran perangkat jaringan 5.5G di 2024

Baca juga: China uji coba 5G-ATG, memungkinkan internetan di pesawat

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2024