Lambo Sesto Elemento tidak masuk Indonesia

Rabu, 16 Januari 2013 18:52 WIB | 7.417 Views
Lambo Sesto Elemento tidak masuk Indonesia
Lamborghini Sesto Elemento. (Istimewa)
Jakarta (ANTARA News) - Lamborghini tidak akan memasukan model Lamborghini edisi terbatas Sesto Elemento ke Indonesia lantaran permasalahan harga dan regulasi pemerintah.

"Sesto Elemento belum akan masuk karena harganya yang mahal sekitar 1.6 juta dolas AS dan regulasi yang agak menghambat," kata Endy Kusumo, Chief Operating Officer PT Artha Auto Lamborghini Jakarta, APM merk Lamborghini di Indonesia, dalam jumpa media di Jakarta pada Rabu (16/1).

Endy mengatakan model Sesto Elemento lebih diincar para pelanggan collector Lamborghini karena model itu hanya diproduksi 20 unit di seluruh dunia.

"Sampai saat ini belum ada yang memesan, kalau tertarik pasti ada," katanya.

Model itu menggunakan mesin V10 berkapasitas 5,2 liter yang sanggup menghasilkan tenaga 570 tenaga kuda dan torsi 540 Nm (398 lb-ft).

Mesinnya dikawinkan dengan transmisi semi-otomatis enam-percepatan dan paddle shift yang mengirimkan tenaga ke semua mesin penggerak roda atau AWD seperti dikutip inautonews pada Selasa (8/1).

Akselerasinya 0 - 100 km/j hanya dalam 2.5 detik dan mencapai kecepatan puncak 350 km/j (217 mph).

(adm)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2013

Produsen mobil mewah Jerman BMW pada Jumat mengatakan akan menawarkan versi seluruhnya-listrik dari sport utility vehicle BMW X3 generasi lanjut dan model ...
Seorang gadis berambut pirang mengenakan gaun mini dengan kerah leher yang rendah mendekati dada melontarkan senyum dari bibirnya yang dilapisi lipstik merah ...
PT Astra Otoparts bersama Bridgestone Corp meresmikan pabrik pertama Bridgestone Astra Indonesia (BSAI) guna mengembangkan industri komponen otomotif yang ...
Perusahaan pembiayaan sepeda motor Honda, FIFAstra, mengajak para konsumennya untuk menonton balap MotoGP di Sirkuit Sepang sekaligus jalan-jalan keliling ...
Produser mobil Swedia, Volvo, menggandeng perusahaan penyedia sistem keselamatan otomotif, Autoliv Inc, setelah keduanya menandatangani surat kesepakatan ...