Amsterdam (ANTARA News) - Helm tentara Jerman dari plastik berwarna jingga yang dipakai para pendukung sepakbola Belanda, akan dilarang memasuki stadion Piala Dunia di Jerman musim panas ini, kata asosiasi sepakbola Belanda (KNVB) pada Selasa. Jurubicara KNVB Frank Huizinga mengatakan, helm-helm yang menjadi sebuah item panas diantara para pendukung timnas Belanda - warna jingga - akan dilarang dikenakan sejak latihan pertandingan menjelang pertandingan. Kebijakan itu sudah diterapkan, para pendukung tidak diijinkan memakainya selama pertandingan akhir pekan melawan Ekuador di Arena Amsterdam. "Semuanya itu bisa terlihat tidak sopan untuk yang lain, apakah itu nyanyian atau produk, dilarang berada di stadion," kata Huizinga kepada suratkabar Telegraaf. "Dan kami menemukan produk ini ekstrim dan tidak sopan," tambahnya. Sementara itu perusahaan pembuat helm itu mengatakan, pelarangan itu merupakan langkah pertimbangan legal melawan KNVB. "Itu omong kosong," kata jurubicara perusahaan helm Floor van Laar. "Kebijakan yang dibuat Jerman diketahui bahwa ada sedikit helm yang diperbolehkan berada di stadion, karena itu bukan simbol Nazi. Van Laar membandingkan bahwa petugas kebakaran Jerman terus mengenakan helm yang seperti itu. Dalam fakta helm itu diperkenalkan oleh tentara Jerman selama Perang Dunia I, namun semakin terkenal pada Perang Dunia II, ketika helm itu mulai disatukan bersama Nazi, demikian DPA.(*)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2006