Bukittinggi, Sumatera Barat (ANTARA News) - Ikatan Setia Kawan Wartawan Malaysia-Indonesia (Iswami) mencanangkan Ikrar Bukittinggi pada pertemuan wartawan dan budayawan yang digelar di gedung Triarga Bukittinggi, Sabtu.

Pencanangan Ikrar Bukitinggi berisikan lima butir kesepakatan wartawan kedua negara sebagai komitmen meningkatkan hubungan kerja sama dan hubungan kedua belah pihak, kata ketua Iswami Indonesia Saiful Hadi di Bukittinggi, Sabtu.

Ikrar tersebut dibacakan pada acara pertemuan wartawan dan budayawan Indonesia-Malaysia di Gedung Triarga Bukitinggi dalam rangkaian kunjungan Menteri Penerangan, Komunikasi dan Kebudayaan Malaysia Dr Datok Sri Rais Yatim dan 40 orang wartawan negeri jiran itu ke Sumatera Barat pada 23-25 September 2011

Ikrar dibacakan oleh Ketua Iswami Indonesia Saiful Hadi bersama Ketua Iswami Malaysia YBhg Dato Chamil Wariya disaksikan Ketua Dewan Kehormatan PWI Tarman Azzam, Ketua PWI Sumbar Basril Basyar dan Naib Presiden II Iswami Malaysia En A Jalil Ali.

Saiful Hadi yang juga Direktur Pemberitaan Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA mengatakan ikrar tersebut salah satu tujuannya untuk membentuk kode etik wartawan khususnya dalam pemberitaan yang menyangkut kedua negara.

Kesepakatan pertama berisi komitmen membantu secara proaktif mengukuhkan hubungan baik Indonesia dan Malaysia pada berbagai bidang ditingkat masyarakat dan pemerintah dengan mengangkatkan berbagai kegiatan sosial, ekonomi dan budaya.

Kemudian, juga disepakati memperkuat kerjasama media kedua negara dalam menjembatani dan mencarikan solusi persoalan yang dihadapi serta bertindak sebagai lembaga penyelesaian konflik.

Selanjutnya, menjadikan Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayau sebagai bahasa ilmu dan bahasa bersama diantara kedua negara.

Berikutnya, meningkatkan kerjasama dan ikatan dalam menghadapi tantangan global yang mengancam kedaulatan kedua negara.

Selain itu, menjalankan kode etik jurnalistik yang bertanggungjawab dan adil dalam membuat pemberitaan yang menyangkut kedua negara dan dalam hal ini akan diatur melalui kode etik wartawan Malaysia dan Indonesia.

Usai pembacaan ikrar langsung ditandatangani Ketua Iswami dari kedua negara dan rencananya akan diserahkan kepada Menteri Komunikasi masing-masing negara.

Menteri Penerangan, Komunikasi dan Kebudayaan Malaysia didampingi istri dan sejumlah ketua pengarah serta 40 jurnalis dari negeri jiran itu berkunjung ke Sumatera Barat dalam rangka membangun hubungan silaturrahim pada 23-25 September 2011 yang difasilitasi oleh Iswami.

Rombongan Menteri Penerangan, Komunikasi dan Kebudayaan Malaysia juga direncanakan akan mengunjungi sejumlah daerah tujuan wisata di Sumatera Barat, di antaranya Padangpanjang, Agam, Bukittinggi, Payakumbuh, Pesisir Selatan dan Kota Sawahlunto.
(T.KR-IWY/Z003)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011