Jakarta (ANTARA News) - Fraksi Partai Amanat Nasional DPR RI tetap konsisten menolak rencana pembangunan gedung baru DPR RI. Meskipun ada penurunan biaya yang dibutuhkan, namun

"PAN masih konsisten menolak pembangunan gedung baru, walaupun sudah ada revisi. Tak ada perubahan sikap, kita tetap konsisten," kata anggota Fraksi PAN DPR RI Chandra Wijaya di gedung DPR/MPR Jakarta, Rabu.

Dia menyatakan, sikap Fraksi PAN itu telah mendatang dukungan dari Ketua Umum DPP PAN Hatta Radjasa. "Kita didukung ketua umum," katanya.

Dia mengatakan, anggaran pembangunan gedung baru itu telah melalui beberapa kali revisi, dari Rp1,8 triliun, Rp1,3 triliun, kemudian Rp1,1 triliun dengan 36 lantai dan kini Rp777 miliar dengan 27 lantai. Hal itu terus menimbulkan reaksi publik.

"Kalau masyarakat masih menolak, kita akan tetap menolak," katanya.

Dia mengatakan, tidak tepat DPR membangun gedung baru saat ini. "Kita akan ditingkatkan kinerja dulu, baru meminta tambahan fasilitas," katanya.

Secara terpisah, Ketua DPP PDI Perjuangan Maruarar Sirait juga menyatakan hal senada.

Dia menegaskan, pihaknya tetap menolak rencana pembangunan gedung baru DPR RI, meskipun telah ada revisi angka untuk pembangunan gedung dari Rp1,3 triliun lebih menjadi Rp777 miliar.

"Ini bukan soal angka-angka, tetapi soal aspirasi. Selama aspirasi publik masih menolak gedung baru, kami akan tetap tolak," kata Maruarar.

Dia menyatakan, angka pembangunan gedung baru itu boleh saja turun, tetapi hal itu tidak akan mempengaruhi sikap politik PDI Perjuangan.

"Kami menggunakan parameter aspirasi publik," kata anggota Komisi XI DPR RI itu.

(ANT/A038)

Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2011