Jakarta (ANTARA News) -  Chevrolet mengalami pertumbuhan yang signifikan di wilayah Asia Tenggara dengan  penjualan yang meningkat 81 persen di Thailand.

“Angka penjualan retail di Thailand pada Maret 2011 tumbuh 84% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. Pertumbuhan year to date (YTD), melesat 81% dibandingkan kuartal pertama (Q1) 2010,” ujar Antonio Zara, Vice President, Sales, Marketing and Aftersales, Chevrolet Sales (Thailand) seperti dikutip siaran pers GM Indonesia-Chevrolet.
 
Zara menyatakan  kenaikan penjualan di Asia Tenggara dipicu kehadiran produk-produk baru dan semakin agresifnya General Motors (GM) dalam melakukan ekspansi jaringan dealer untuk melayani kebutuhan customer.

“Sejak kehadiran Cruze dan Captiva dengan mesin baru tahun lalu, kami terus membenahi diri untuk menjadi lebih baik. Bahkan, pangsa pasar Cruze saat ini ada di peringkat keempat dengan presentasi 5,2%  di Thailand," katanya.

Lebih lanjut Zara mengatakan penjualan SUV Captiva dan pickup truk Colorado juga melampaui target yang dicanangkan dan penjualan Aveo CNG terus menguat meski  harga minyak melambung.

Pasar yang juga menjadi kunci kesuksesan Chevrolet di  Asia Tenggara adalah Malaysia, Filipina, dan Indonesia. Malaysia mencatat penjualan yang menakjubkan, yaitu 270% pada Q1  2011 dibandingkan periode sama tahun lalu sekaligus melampaui pertumbuhan industri otomotif Malaysia yang hanya naik delapan persen.

Filipina mencatat kenaikan penjualan 35% di Q1 2011 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut juga melampaui penjualan otomotif di Filipina yang turun tiga persen.
 
Di Indonesia, Chevrolet mencatat pertumbuhan penjualan hingga 34% pada Q1  2011 dibandingkan periode sama tahun lalu. Angka ini juga melampaui pertumbuhan industri otomotif di Indonesia yang naik 18%.

GM Indonesia, agen tunggal pemegang merek (ATPM) mobil Chevrolet, mencatat kenaikan penjualan pada Q1 tahun 2011 sebesar 34% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dari 1.007 unit di 2010 menjadi 1.350 unit tahun ini.

“Pencapaian ini merupakan rekor perusahaan sejak tahun 1993, dan kami berharap kedepannya bisa kami tingkatkan lagi seiring pertumbuhan Chevrolet di Indonesia,” ujar Mukiat Sutikno, Managing Director GM Indonesia.

Mukiat menambahkan bahwa 1.350 unit yang berhasil dicapai dalam tiga bulan ini, merupakan kontribusi penjualan Januari sebesar 360 unit, Februari 510 unit, dan Maret 480 unit.

Sepanjang Q1 2011, Chevrolet Captiva masih menjadi yang terlaris yaitu 589 unit. Penjualan tertinggi Chevrolet Captiva pada kuartal pertama tahun ini tercatat yakni di bulan Maret, sebanyak 257 unit. Chevrolet Captiva diesel masih merajai  kuartal pertama dengan 323 unit. Sedangkan Chevrolet Captiva SS yang diluncurkan akhir Januari sudah terjual 72 unit.

Selanjutnya, Chevrolet Spark terjual 379 unit dan Chevrolet Lova terjual sebanyak 348 unit pada tiga bulan pertama tahun ini. Terakhir Chevrolet Cruze dan Chevrolet Aveo pada Q1 2011 masing-masing terjual sebanyak 27 unit dan 7 unit. Chevrolet Captiva Prime II (versi 2) yang hanya diproduksi 60 unit sudah habis diinden pembeli.
(A038/A038)

 
Pewarta: Aditia Maruli Radja
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2011