Putussibau, Kapuas Hulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang menggelar pameran kain tradisional khas Sintang secara virtual selama 10 hari ke depan.

"Pameran kain tradisional Sintang untuk memperkenalkan dan melestarikan benda tradisional kepada masyarakat karena minimnya pengetahuan anak-anak masa kini terhadap benda tradisional yang ada di Sintang," kata Sekretaris Disdikbud Sintang Magdalena Ukis, saat pembukaan pameran virtual di Museum Kapuas Raya Sintang Kalbar, Senin.

Pameran itu menampilkan kain tradisional yang berasal dari budaya daerah lokal yang dibuat secara tradisional dan digunakan untuk kepentingan adat dan istiadat seperti kain tenun ikat sintang koleksi Museum Kapuas Raya Sintang dan Koperasi Jasa Menenun Mandiri (JMM) Sintang.

"Ada juga kain Melayu Sintang yang merupakan koleksi Museum Kapuas Raya Sintang, Sultan Sintang Istana Almukarramah dan Muhammad Fadli," ucap Ukis.

Baca juga: Pameran kain tradisional untuk lestarikan warisan budaya

Baca juga: Disbud DKI selenggarakan pameran kain tradisional motif fauna


Pameran secara virtual itu bisa disaksikan melalui live streaming instagram (@budayadanmuseumkapuasrayastg) dan siaran ulang di YouTube (@budayakusintang).

Selain itu, masyarakat juga bisa berkunjung pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Sintang Yustinus mengharapkan agar museum tetap jadi wadah dari pelestarian peninggalan sejarah dan budaya serta membangkitkan semangat generasi muda.

Museum merupakan lembaga resmi daerah yang dijadikan sebagai sarana penelitian, edukasi dan dapat juga berperan sebagai lembaga perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan kebudayaan.

Oleh karena itu, melalui pameran kain tradisional, kata Yustinus, untuk mewujudkan dan memperkenalkan Kota Sintang menjadi kota berbudaya yang kaya akan potensi, sejarah dan tradisi.

"Dinas Pendidikan Dan Kebudayan Sintang melalui Museum Kapuas Raya Sintang mengadakan pameran temporer dengan tema yang diangkat kain tradisional Sintang, tujuannya untuk memperkenalkan dan mempromosikan budaya," kata Yustinus.*

Baca juga: Dekranasda Bali ajak masyarakat kenakan kain tenun tradisional asli

Baca juga: Permaisuri Malaysia kunjungi pameran kain tradisional di Yogyakarta

 
Pembukaan pameran kain tradisional Sintang ditandai dengan pemukulan Gong dan pelepasan balon oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Sintang Yustinus. ANTARA/HO-Humas Pemkab Sintang.

Pewarta: Teofilusianto Timotius
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2021