Jakarta (ANTARA) - Hyundai Motor berjanji akan mencapai tujuan mereka untuk bebas karbon pada tahun 2045, mengutip The Korea Times, Selasa.

Produsen mobil asal Korea Selatan itu mengumumkan hal tersebut di sela acara IAA Mobility tahun ini, yang berlangsung dari 6 September hingga 12 September di kota Munich, Jerman.

Dalam acara tersebut, Hyundai memamerkan jajaran kendaraan listrik dan sistem terbarunya, seperti konsep Battery Electric Vechile (BEV), model robot taksi listrik, dan tampilan artistik pada rantai nilai hidrogen.

"Di bawah visi perusahaan kami yakni Kemajuan untuk Kemanusiaan, Hyundai Motor bertekad untuk melakukan hal yang baik bagi dunia," kata presiden dan CEO Hyundai Motor, Chang Jae-hoon.

Baca juga: Hyundai luncurkan taksi robo berbasis IONIQ 5

"Perubahan iklim adalah tantangan tak terbantahkan yang membutuhkan perhatian semua orang. Hyundai Motor berkomitmen untuk menjadi netral karbon dalam produk dan operasi global pada tahun 2045 dan melakukan investasi dalam transportasi yang lebih bersih dan solusi energi yang lebih hijau," tambahnya.

Secara khusus, Hyundai Motor bertujuan untuk mengurangi emisi karbon hingga 75 persen di bawah level 2019 pada 2040, dengan tujuan mencapai netralitas karbon pada 2045.

Perusahaan telah berkomitmen untuk meningkatkan pangsa penjualan kendaraan tanpa emisi (ZEV) di tahun-tahun mendatang.

Pada 2030, Hyundai bertujuan untuk mengamankan 30 persen dari penjualan kendaraan globalnya dari ZEV, dan pada tahun 2040, perusahaan mengharapkan kendaraan listrik (EV) dan Fuel Cell Electric Vehicles (FCEVs) menyumbang 80 persen dari total penjualan armadanya.

Hyundai juga telah melakukan investasi di bidang transportasi generasi berikutnya seperti mobilitas udara perkotaan (UAM) dan kendaraan otonom.

Hyundai telah berkolaborasi dengan Motion, pemimpin global dalam teknologi tanpa pengemudi, untuk mengembangkan kendaraan mengemudi otonom SAE Level 4 berdasarkan IONIQ 5.

Tak hanya itu, Hyundai juga berinvestasi di perusahaan rintisan global, seperti H2Pro, untuk bekerja sama di bidang hidrogen hijau. Perusahaan berencana untuk membangun infrastruktur hidrogen hijau dengan dukungan pemerintah dan sumber energi terbarukan yang melimpah.

Baca juga: Penjualan Hyundai dan Kia di AS turun 4,5 persen pada Agustus

Baca juga: Genesis hanya akan luncurkan model listrik mulai 2025

Baca juga: Hyundai Indonesia bersama Boston Dynamic hadirkan robot pintar "Spot"

Pewarta: KR-SCI
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2021