Tangerang (ANTARA News) - Kepolisian Republik Indonesia menegaskan lima korban tewas kecelakaan pesawat Skytruck di Nabire, Papua, merupakan prajurit terbaik.

Kabaharkam Mabes Polri, Irjen Pol, Prasetyo di Tangerang Sabtu mengatakan, tugas yang telah dijalankan kelima prajurit untuk membantu korban bencana di Wasior Papua Barat  merupakan pekerjaan yang mulia.

"Kami sangat menghargai jasa almarhum sebagai prajurit yang memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya," katanya.

Lima korban tewas adalah AKP Irwan (pilot), Ipda Amri, Briptu Saiful Bahri (crew), Iptu Bayu (co-pilot) dan Briptu Hadirianto (crew).

Upacara serah terima kelima jenazah di Lapangan Terbang Pondok Cabe, Pamulang. diwarnai isak tangis keluarga korban.

Kemudian, jenazah-jenazah itu disemayamkan di berbagai tempat di antaranya di Taman Makam Polisi Berjasa Cikeas, Kabupaten Bogor, Jabar, dan di Kendari, Sultra.

Lima jenazah kecelakaan pesawat "Skytruck" tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang ,Jumat malam menggunakan pesawat perusahaan penerbangan Merpati Nusantara Airlines dengan nomor penerbangan MZ-761.

Bahkan kelima jenazah itu diserahkan aparat Polda Papua kepada Mabes Polri dengan upacara di halaman ruangan VIP Bandara Soekarno-Hatta.

Pesawat Skytruck dengan nomor lambung 4204, sebelumnya yang membawa bantuan untuk korban bencana Wasior melalui jalur udara, jatuh di Desa Wami Distrik Wangga Kabupaten Nabire, Papua, hari Rabu (27/10).
(ANT154/A011)

Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2010