Jakarta (ANTARA) - Volkswagen memperkenalkan konsep baru Atlas Cross Sport GT. Konsep sporty ini didasarkan pada Atlas Cross Sport SEL Premium R-Line dan menampilkan sejumlah peningkatan gaya dan kinerja.

“Konsep ini adalah bukti bahwa mungkin untuk membangun SUV yang bisa menarik basis penggemar performa kami,” kata CEO Volkswagen Group of America Scott Keogh dikutip dari CarsCoops, Jumat.

Baca juga: VW siap rilis Tiguan Allspace baru, penjualan pekan depan

Eksterior mobil crossover ini berwarna Eisvogelblau (atau bisa diterjemahkan menjadi Kingfisher Blue) dengan aksen garis hitam.

Model ini juga telah dilengkapi dengan coilover ST Suspension XTA Plus 3 serta pegas berwarna senada.
 
VW Atlas Cross (ANTARA/VW Official)


Selain itu, dilengkapi juga dengan ABT Sport HR AeroWheels 22 inci, yang dibalut ban Yokohama Advan Sport dan didukung oleh kaliper depan Tarox delapan piston.

Gaya sporty juga terlihat pada bagian kabin, ada empat kursi Recaro Sportster CS dengan pelapis microfiber dan kulit imitasi. Semuanya senada dengan shifter, sabuk pengaman biru, dan alas kaki yang dirancang khusus.

Mobil ini juga ditunjang mesin bensin TSI EA888 2.0 liter yang juga digunakan di Volkswagen Golf R.

Perusahaan tidak membahas secara spesifik, tapi mencatat bahwa mesinnya dilengkapi dengan turbo IS38 dan menghasilkan lebih dari 300 hp (224 kW / 304 PS).

Hal tersebut merupakan suatu peningkatan yang patut digarisbawahi karena Atlas Cross Sport standar menawarkan mesin 2.0 liter empat silinder turbocharged dengan 235 hp (175 kW / 238 PS) dan VR6 3,6 liter dengan 276 hp (206 kW / 280 PS).

Mesin terhubung ke transmisi DSG tujuh kecepatan yang mengirimkan tenaga ke sistem penggerak semua roda 4Motion. Bicara tentang powertrain, mobil crossover ini juga telah dilengkapi radiator tambahan.

Baca juga: VW akan hadirkan pembaruan perangkat lunak untuk keluarga ID

Baca juga: Porsche dan Rimac dirikan usaha patungan yang libatkan Bugatti VW

Baca juga: Penjualan mobil listrik VW ID4 tidak sesuai harapan

Pewarta: KR-RKA
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2021