Jakarta (ANTARA) - Selama pemberlakuan masa PPKM Darurat Jawa-Bali hingga 20 Juli mendatang, menjadikan banyak kendaraan yang hanya terparkir di dalam garasi. Meski begitu, bukan menjadi alasan bagi pemilik untuk malas merawat mobil agar prima saat dikendarai nantinya.

Asst. To Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales Hariadi mengungkapkan bahwa meskipun tidak digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama, mobil tetap memerlukan perhatian dan perawatan dari pemiliknya.

"Beberapa metode dapat dilakukan oleh pemilik mobil saat di rumah, dengan tujuan mengisi waktu melalui kegiatan positif, sekaligus bermanfaat bagi penampilan dan kesehatan kondisi mobil itu sendiri," ungkap Hariadi dalam keterangan resminya, Jumat.

Berikut 9 tips yang dapat dilakukan untuk merawat mobil dengan mudah di rumah:

Baca juga: Tips aman isi freon AC mobil di rumah

1. Memanaskan mesin secara teratur

Mobil memiliki banyak komponen yang bagiannya harus selalu terlumasi dengan baik, terutama bagian mesin. Oleh karena itu, memanaskan mesin mobil perlu dilakukan secara rutin satu kali selama rentang beberapa hari.

"Kegiatan ini juga dapat dilakukan sambil memastikan keadaan lain pada mobil, baik seperti suara maupun getaran yang ditimbulkan tidak terdeteksi kejanggalan dari kondisi normal," jelas dia,

2. Periksa kebersihan area ruang mesin

Meskipun sudah dilengkapi kap mesin sebagai bagian pelindung area ruang mesin, namun sering kali bisa kita dapati adanya kotoran atau benda asing yang masuk ke dalamnya, seperti daun kering, kotoran hewan, maupun sampah lain.

Kondisi yang kotor seperti itu lambat laun akan mempengaruhi kinerja dan keamanan ruang mesin. Maka, sebaiknya tidak lupa memeriksa keadaan sekitar area ruang mesin dan membersihkannya jika perlu.

Baca juga: Tips memilih aksesoris pada kendaraan

Baca juga: Kenali 16 tanda lampu indikator yang ada pada kendaraan

3. Amati keadaan di area bawah mobil

Bagian yang jarang terpantau seperti area bawah mobil juga perlu mendapatkan perhatian. Cara termudah adalah dengan mengamati sisi lantai tempat mobil terparkir, terutama di bagian bawah ruang mesin.

Kondisi yang baik adalah tidak ada tetesan cairan yang jatuh ke lantai seperti pelumas mesin, minyak rem, radiator coolant, atau cairan lainnya. Jika terdapat tetesan, pastikan terlebih dahulu jenis cairannya dan segera konsultasikan kepada pihak bengkel resmi.

4. Rotasikan ban dalam jarak dekat

Mobil yang terlalu lama terparkir memiliki beban yang harus ditanggung oleh keempat ban, sehingga bisa memunculkan masalah seperti tire flat atau permukaan ban yang rata pada salah satu sisi saja.

Menghindari hal tersebut, akan lebih baik jika pemilik mobil meluangkan waktu sesaat untuk mengendarai mobilnya di sekitar tempat tinggal dengan jarak yang pendek. Ban mobil pun akan terrotasi dengan baik dan mudah.

5. Perhatikan lokasi parkir

Memberi perlindungan bagi mobil kesayangan tidak hanya dilakukan untuk bagian mesin dan roda saja, namun juga pada bagian bodi eksterior dimana memiliki porsi sangat besar terhadap visual kendaraan.

Langkah utama adalah pemilihan lokasi parkir yang aman, misalnya menghindari parkir di bawah pohon. Meski teduh, namun pohon bisa mengakibatkan resiko cukup menjengkelkan seperti meneteskan getah yang lengket, dan lebih fatalnya bila ada ranting yang patah dan jatuh, sehingga menimbulkan lecet pada cat mobil.

Baca juga: Cara membuat peredam suara bising kabin mobil di rumah

Baca juga: Ini cara kendaraan metik parkir paralel agar tidak mengganggu

6. Cuci bagian eksterior

Mobil yang sedang terparkir di rumah juga bisa terpapar debu ataupun kotoran, maka jadwalkan diri anda untuk mencuci bagian bodi eksterior secara periodik.

Selain itu, segera hilangkan bekas kotoran atau getah yang menempel. Dengan demikian, tampilan cat mobil akan terjaga dengan baik dan menarik untuk dilihat.

7. Jaga kebersihan dan kesegaran ruang interior

Kebersihan dan kesegaran aroma ruang kabin interior mobil sangat menunjang suasana hati yang positif saat berkendara. Setelah membersihkan area eksterior, sebaiknya bagian interior turut mendapat perilaku spesial dengan cara membuang sisa sampah yang tersisa di dalam mobil, membersihkan panel interior, dan jika perlu sedot debu menggunakan vacuum cleaner secara rutin.

Penyemprotan kabin menggunakan cairan disinfektan setelah bepergian juga diperlukan pada masa kini, untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

8. Pastikan bahan bakar pada kapasitas yang cukup

Biasakan untuk meninggalkan mobil dalam kondisi kapasitas bahan bakar yang cukup, seperti setengah dari kapasitas maksimum tangki bahan bakar.

Hal tersebut akan bermanfaat saat mobil hendak dipergunakan kembali sewaktu-waktu, tidak perlu menghabiskan waktu perjalanan lebih lama hanya karena harus mengisi ulang bahan bakar terlebih dahulu.

9. Catat dan hubungi nomor darurat

Kejadian tak terduga bisa muncul kapan saja, sehingga sebagai pemilik mobil perlu untuk mencatat dan menghubungi nomor telepon darurat yang bisa segera mengatasi masalah dengan solusi yang baik.

Seperti, menghubungi call center Halo Suzuki di nomor 0800-1100-800 yang siap memberikan pelayanan dan perawatan mobil Suzuki di saat pemilik menghadapi kendala maupun keluhan.

"Perawatan mobil di rumah ini dapat dilakukan sendiri oleh pemilik kendaraan karena cukup mudah. Kondisi mobil yang sehat, bersih dan terjaga akan membawa kepuasan tersendiri serta meningkatkan daya tarik mobil dari sisi nilai jual. Suzuki Indonesia sendiri tetap memberikan pelayanan terbaik selama masa pandemi ini dengan cara bertanggung jawab membantu konsumen dalam hal Aftersales & Service," tutup Hariadi.

Baca juga: Sembilan langkah merawat Vespa matik secara mandiri

Baca juga: Tips mobil tetap prima meski tak dipakai selama PPKM Darurat

Baca juga: Tips membersihkan rantai pada motor agar maksimal saat digunakan

Pewarta: KR-CHA
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2021