Jakarta (ANTARA) -

Dilansir Kantor Berita Yonhap, hal tersebut diungkapkan orang dalam industri pada Senin, saat mereka meninjau rencana penunjukan anggota dewan untuk perusahaan baru tersebut.

Raksasa teknologi Korea Selatan itu dijadwalkan melepas bisnis hijau di unit solusi kendaraannya pada 1 Juli untuk mendirikan LG Magna e-Powertrain Co. Magna kemudian akan mengakuisisi 49 persen saham di perusahaan baru itu senilai 453 juta dollar AS.

Baik LG dan Magna saat ini sedang fokus memilih perwakilan dewan mereka dalam usaha patungan. Berdasarkan saham kepemilikan mereka, tiga anggota akan dipilih oleh LG, sedangkan Magna akan memilih dua.

Keduanya dilaporkan sepakat bahwa LG akan menunjuk CEO LG Magna e-Powertrain, sambil berbagi posisi chief financial officer.

LG dan Magna diharapkan dapat menciptakan sinergi besar dengan usaha patungan tersebut, seiring dengan pertumbuhan industri kendaraan listrik yang tajam.

Keduanya telah mendirikan anak perusahaan LG Magna e-Powertrain di Nanjing, China, dan Michigan, Amerika Serikat, pada bulan April untuk memperluas rantai pasokan globalnya.

Analis lokal memperkirakan pendapatan usaha patungan itu mencapai 500 miliar won (440 juta dollar AS) tahun ini. LG sebelumnya mengatakan mereka mengharapkan usaha patungan untuk membukukan pertumbuhan penjualan tahunan sebesar 50 persen dari 2022 hingga 2025.

Baca juga: LG luncurkan TV OLED 83 inci seharga Rp139 jutaan

Baca juga: Tiga produsen baterai Korsel akan pamer teknologi

Baca juga: LG ubah lini produksi smartphone menjadi peralatan rumah tangga

Pewarta: F017
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2021