Jakarta (ANTARA) - Tesla merilis perangkat lunak yang terhubung dengan kamera di dalam kabin mobil untuk memantau pengemudi, terutama saat menggunakan fitur autopilot yang diduga sebagai penyebab beberapa kasus kecelakaan.

"Kamera kabin di atas kaca spion Anda sekarang dapat mendeteksi dan memperingatkan pengemudi yang kurang cekatan saat Autopilot diaktifkan," kata Tesla dalam siaran pers, dilansir Electrek, Sabtu.

Tesla memastikan bahwa data dalam kamera itu tidak bisa disimpan maupun dikirimkan ke pihak mana pun, kecuali mereka mengaktifkan fitur "data sharing" untuk keperluan tertentu.

Peluncuran kamera kabin itu berbarengan dengan perkenalan sistem baru "Vision" berupa kemampuan komputer pada mobil untuk melihat sekeliling kendaraan tanpa bantuan sensor.

Kamera yang menghadap kabin di atas kaca spion akan diaktifkan pada Tesla Model 3 dan Model Y. Adapun Tesla Model S dan Model X yang dibuat sebelum 2021 tidak mendapatkan fitur kamera kabin.

Baca juga: Tesla siapkan pabrik baru di Rusia?

Baca juga: Strategi Ford tingkatkan penjualan truk listrik yang baru diluncurkan

Baca juga: Harga Bitcoin turun usai cuitan singkat Elon Musk

Pewarta: A069
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2021