Sidoarjo (ANTARA News) - Hari in, 1.286.649 warga sidoarjo dari 18 kecamatan yang memiiki hak pilih mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) untuk menentukan pemimpin Kabupaten Sidoarjo lima tahun ke depan, demikian Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo, M Anshori, Minggu.

"Dalam pilkada kali ini kami menargetkan tingkat partisipasi pemilih sebesar 70 persen dari total jumlah pemilih yang telah terdaftar," kata Anshori..

Ia mengajak seluruh warga Sidoarjo yang memiliki hak pilih untuk menggunakan suaranya karena baik tidaknya pemilihan daerah tergantung pada tingkat partisipasi masyarakat.

"Tingginya tingkat partisipasi masyarakat pada sebuah daerah menunjukkan kalau iklim politik yang ada di daerah tersebut sangat baik," katanya.

Untuk meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat dalam pilkada di Sidoarjo, dirinya telah melakukan beberapa langkah sosialisasi, diantaranya membagikan bunga kepada pengendara jalan di beberapa jalan protokol Sidoarjo.

"Selain itu, kami juga menyebar poster berukuran besar di 18 kecamatan yang tersebar di seluruh Kabupaten Sidoarjo," tambahnya..

KPU Sidoarjo tidak menggunakan proses penghitungan cepat (quick qount). "Sesuai dengan aturan memang tidak ada keharusan untuk melakukan proses penghitungan cepat bagi KPU," katanya

Namun demikian, dia mempersilakan semua pasangan calon untuk melakukan penghitungan cepat secara mandiri.

Pilkada Sidoarjo pada 25 Juli diikuti lima pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni pasangan Yuniwati-Sarto, Emy Sudanti-Khulaim Junaidi, Agung Subali-Syamsul Wahid, Saiful Ilah-MG Hadi Sutjipto dan Bambang Prasetyo Widodo-Khoirul Huda. (*)

ANT/AR09

Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2010