Jakarta (ANTARA) - Toyota Motor Corp dan Honda Motor Co Ltd mengumumkan bahwa mereka juga akan mengurangi produksi mereka di Amerika Utara, yang diakibatkan oleh permasalahan rantai pasokan yang telah mendatangkan malapetaka bagi industri otomotif.

Toyota mengatakan akan memangkas produksi mereka pada minggu ini di empat pabriknya yang berada di Kentucky, West Virginia dan Meksiko, dengan alasan "kekurangan petrokimia" dan "kondisi cuaca buruk baru-baru ini" yang mempengaruhi produksi.

Seorang juru bicara Toyota mengatakan pemangkasan jumlah produksi "akan berdampak pada produksi Camry, Camry Hybrid, Avalon, Avalon Hybrid, RAV4 Hybrid, Lexus ES 350, Lexus ES 300h dan Tacoma,". Kendati demikian, mereka belum memberikan kepastian berapa lama atau berapa banyak produksi yang akan dipotong.

Dikutip dari Reuters, Kamis, Perusahaan otomotif asal Jepang, Honda juga turut merasakan hal yang sama, bahwa masalah rantai pasokan akan memaksa penghentian produksi di sebagian besar pabrik mobil AS dan Kanada selama seminggu mulai Senin depan - dan akan mengakibatkan beberapa pemotongan produksi di semua pabrik AS dan Kanada minggu depan.

Perusahaan mengatakan bahwa ini adalah "dampak dari COVID-19, kemacetan di berbagai pelabuhan, kekurangan microchip dan cuaca musim dingin yang parah selama beberapa minggu terakhir."

Pada Rabu (17/03) waktu setempat, Honda di Meksiko mengatakan akan menghentikan produksi di pabriknya itu mulai Kamis karena masalah rantai pasokan.


Baca juga: Jerman desak Taiwan untuk bantu krisis semikonduktor industri otomotif

Baca juga: Hyundai bekukan gaji karyawan, pertama kali sejak krisis 2009

Baca juga: Bos VW Skoda temukan sisi positif di balik krisis corona

Pewarta: KR-CHA
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2021