Jakarta (ANTARA) - Merayakan hari jadi yang ke-60 model E-Type, Jaguar meluncurkan F-Type Heritage 60 edition dengan produksi yang terbatas, yakni hanya 60 unit dalam model coupe dan convertible.

Jaguar F-Type 60 edition ini memiliki cat yang unik, yaitu Sherwood Green yang belum pernah ditawarkan pada Jaguar baru sejak 1960-an. Selain itu, mobil ini juga hadir dengan velg 20 inci dengan warna hitam gloss ekslusif yang diubah menjadi berlian, kaliper rem hitam dan lencana yang unik di bagian luar.

Dikutip dari laman resmi Jaguar, Kamis, pada bagian dalam mobil ini hadir dengan lapisan konsol alumunium yang memiliki inspirasi dari casing kaca spion E-Type dengan tersemat logo 60 edition yang diembos pada sandaran kepala.

Baca juga: JLR luncurkan layanan Pivotal untuk mudahkan konsumen

Baca juga: Tata Motors akan pangkas 1.100 pekerja di JLR


Lebih lanjut, untuk menambah daya tarik dari F-Type edisi khusus adalah treadplate, plakat commissioning SV Bespoke dan karpet bermata jintan pada interior.

"Merayakan 60 tahun Jaguar E-type yang ikonik adalah momen yang tepat untuk membuat edisi terbatas SV Bespoke pertama kami - dan F-TYPE terlangka, dengan hanya 60 mobil yang tersedia secara global," kata direktur komersial Jaguar SV Bespoke, Mark Turner.

"Kami telah bekerja sama dengan Jaguar Design untuk mengembangkan tema F-TYPE Heritage 60 Edition yang memberi penghormatan pada tipe-E dengan cara kontemporer. Ini adalah bukti garis keturunan desain mobil sport Jaguar bahwa warna Sherwood Green tahun 1960-an tampak seperti dirancang untuk F-TYPE masa kini," tambah dia.

Edisi terbatas ini memiliki basis dari Jgauar F-Type R, yang mengusung mesin V8 superchargged 5.0 liter yang menghasilkan tenaga hingga 567 hp. Di Inggris, kendaraan ini dibanderol seharga 122.500 euro setara dengan Rp2,08 miliar.

Baca juga: Jaguar segarkan tampilan E-Pace 2021

Baca juga: Jaguar I-Pace All-Electric mendarat di India pada awal 2021

Baca juga: Jaguar "noise cancellation", fitur baru kurangi kelelahan pengemudi

Pewarta: KR-CHA
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2020