Bandung (ANTARA News) - Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan dirinya akan tetap berjuang bersama Partai Demokrat setelah masa jabatannya sebagai presiden berakhir pada 2014.

"Meskipun masa bakti saya 2014 sebagai presiden tapi Insya Allah tahun 2014 saya akan tetap berjuang bersama saudara baik di pemilu legislatif, pilpres dan mudah-mudahan yang diusung oleh Partai Demokrat adalah kader terbaik bangsa sehingga lebih baik lagi. Kita belum tahu siapa nanti saja kita pikirkan belakangan," katanya saat memberikan pengarahan kepada peserta Kongres II Partai Demokrat di Padalarang, Bandung Sabtu.

Kepada sekitar 1.245 peserta kongres, SBY mengatakan bahwa kongres ini untuk kepentingan partai, agar Partai Demokrat terus berkembang dan mudah-mudahan pada tahun 2014 kembali memenangkan pemilu.

"Setelah itu kita berharap saudara semua masih memilki karir ke depan, apakah di legislatif, atau eksekutif, apakah di pusat ataupun di daerah. Saya akan menghadiri pengabdian saya pada saatnya nanti, ingin melihat partai kita ke depan makin jaya dan makin baik," katanya.

SBY mengharapkan kongres ini merupakan langkah awal untuk terus tumbuh menjadi partai yang modern dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia, untuk itu SBY berpesan agar dalam kongres ini nama baik, martabat, kehormatan partai harus terus dijaga.

"Jangan dijadikan hiburan oleh pers. Jangan. Jangan mau kita diadu domba, dipanas-panasi oleh pihak-pihak lain. Kalau itu terjadi tabungan tahun 2014 suara kita bakal merosot. Kalau diliput oleh pers dilihat oleh 220 juta penduduk kita keras-kerasan kita lempar-lempar kursi teriak sana sini, saya menangis, saudara menangis karena masa depan kita suram," katanya.

Untuk itu, lanjutnya berbagai pembahasan agenda kongres Sabtu dan Minggu ini harus dilaksanakan dengan kepala dingin dan penuh rasa persaudaraan.

"Ini saudara sendiri, kenapa harus seperti perang saudara. Pihak lain yang tepuk tangan nanti. Kalau kita perang yang tepuk tangan itu satu saingan, dan kira-kira 2014 itu harapan orang yang tidak senang pada partai kita," katanya.

SBY juga meminta agar laporan pertanggungjawaban Ketua Umum Hadi Utomo ditanggapi secara baik penuh rasa hormat dan tidak kasar atau menyampaikan yang aneh-aneh.

"Suasana demokrasinya ada dan suasana itu santun. Itu juga tabungan. Dan besok pemilihan saya minta juga baik, tertib, kita kan pernah pemilu, pernah pilpres. Ingat bareng-bareng kita dulu, betul, 2005 - 2009 bersatu kita menghadapi lawan-lawan dan bisa tertib dan malah kita difitnah habis-habisan malah, tapi Tuhan maha tahu tidak ada fitnah itu," katanya.

SBY juga meminta agar persaingan pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat tidak membuat kader dan pimpinan partai ini terpecah belah karena akan merugikan kemajuan partai.

"Mari kita buktikan dalam pemilihan besok. Setelah pemilihan, penutupan saya hadir lagi. Semua hadir. Siapapun yang terpilih semua harus hadir, berpelukan, salam-salaman keluarga besar Demokrat dan itu tabungan 2014. Itu yang ingin saya sampaikan. Saya percaya kepada saudara, mari kita tunjukan kepada diri sendiri, kepada kader yang tidak bisa hadir di sini, mereka berdoa di rumahnya masing-masing dan seluruh rakyat Indonesia, termasuk kepada lawan-lawan politik yang ingin menunggu kita ini rusak," katanya.(D012/B013)

Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2010