Jepara (ANTARA News) - Persatuan Sepak Bola Lamongan (Persela) menundukkan Persatuan Sepak Bola Pekanbaru dan Sekitarnya (PSPS) 3-1 (1-0) pada pertandingan lanjutan kompetisi sepak bola Liga Super di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Sabtu malam.

Pada pertandingan kedua tim tersebut, Persela bertindak sebagai tuan rumah mengingat tim ini tidak bisa menggelar pertandingan di Stadion Suralaya Lamongan karena sedang masa pemilihan kepala daerah (pilkada) setempat.

Pertandingan kedua tim yang disaksikan sekitar 1.500 penonton tersebut berlangsung dalam tempo yang cepat. Kedua tim saling melancarkan serangan ke daerah pertahanan lawan.

Pada babak pertama, tim dari Kabupaten Lamongan tersebut lebih banyak menguasai bola. Bahkan, berkali-kali mendekati pertahanan lawan dan berusaha mencetak gol ke gawang PSPS yang dijaga Dede Sulaiman, namun tidak membuahkan hasil.

Sebaliknya, tim asuhan Pelatih Abdul Rahman Gurning tersebut sesekali melancarkan serangan dengan memanfaatkan serangan balik ke gawang Persela yang dijaga kiper Dedy Iman, namun juga tidak membuahkan hasil.

Persela mencetak gol pertama pada menit ke-41 melalui tendangan keras dari Tommy Rifka setelah mendapat umpan terobosan yang dilakukan Dicky Firasat. Tendangan dari sisi kiri pertahanan lawan itu gagal diantisipasi kiper PSPS.

Setelah mencetak satu gol, tidak membuat para pemain Persela yang ditangani Pelatih Hartono Ruslan ini mengendurkan serangan, tetapi malah semakin gencar menyerang tim tamu. Sampai babak pertama usai kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan Persela.

Babak kedua baru berjalan dua menit, penyerang Persela Franco Hita berhasil menjebol gawang PSPS melalui serangan yang begitu cepat dan terpadu dari semua lini yang membuat lini belakang tim tamu kedodoran menerima serangan tiba-tiba tersebut.

Tim PSPS memperkecil kekalahan menjadi 2-1 melalui gol yang dicetak Dzumafo Epandi pada menit ke-51. Gol tersebut terjadi setelah ada umpan tendangan lambung ke depan gawang Persela. Bola cukup tinggi itu langsung disambar Dzumafo Epandi dengan sundulan kepala dan gagal diantisipasi kiper serta pemain belakang Persela.

Persela memperbesar kemenangan menjadi 3-1 melalui gol yang dicetak kembali oleh Franco Hita pada menit ke-62. Gol tersebut bermula dari serangan yang cepat, kemudian salah seorang pemain Persela langsung menendang ke depan gawang PSPS dan sempat terjadi kemelut di depan gawang Dede Sulaiman. Selanjutnya Hita yang berdiri bebas langsung menyambar bola itu dengan sundulan kepala.

Sampai pertandingan usai kedudukan tetap 3-1 untuk kemenangan Persela. Wasit Yandri yang memimpin pertandingan ini mengeluarkan kartu kuning untuk Jimmy Suparno (Persela) dan Dedy Gusman (PSPS).

Asisten Pelatih Persela, Joko Susilo, mengatakan dirinya merasa bersyukur dalam kondisi yang kelelahan timnya bisa bermain bagus dan meraih angka penuh.

"Saya rasa ini karena motivasi pemain yang tinggi untuk meraih hasil yang maksimal," katanya.

Manajer PSPS Pekanbaru, H. Dastrayani mengatakan, Persela pantas menang karena bermain bagus meskipun dalam kondisi kelelahan. "Terus terang saya salut dengan motivasi pemain-pemain Persela," katanya.

Menurut dia, pada pertandingan kali ini anak-anak terlihat kurang disiplin dalam menjaga daerahnya dan ini berbeda dengan pertandingan-pertandingan sebelumnya.

"Saya lihat pemain kurang cepat menutup pergerakan pemain Persela, dan ini akan menjadi bahan evaluasi kami untuk pertandingan berikutnya," katanya. (*)

(U.H015/D007/R009)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010