Beijing (ANTARA News) - Direktur Pemasaran Geely Motor Indonesia, Richard Yang menilai, dalam waktu lima tahun kedepan mobil China mampu menggeser mobil Korea Selatan dalam jumlah pemasarannya , karena perkembangan teknologi China semakin pesat.

"Saya yakin produk mobil China dalam lima tahun kedepan akan lebih unggul dibanding Korea Selatan dan setelah itu targetnya akan menyamai mobil produk Jepang," kata Richard, kepada ANTARA di Beijing, Senin.

Richard Yang mengatakan ekonomi China saat ini sedang berkembang dengan sangat pesat, dan begitu pula dengan

industri otomotifnya. Diperkirakan China akan menjadi raja otomotif khususnya di kawasan Asia.

"Bukan hanya menjadi raja dalam artian pasar terbesar di dunia, namun mobil-mobil merek China juga dipercaya akan menjadi pilihan dimasa depan karena harganya terjangkau dan kualitasnya bagus," katanya.

Ia mengemukakan awalnya produksi Amerika Serikat yang menjadi raja lalu Eropa, kemudian beralih ke Asia, seperti Jepang dan Korea, setelah itu akan direbut oleh China.

Produk-produk China sendiri, lanjut Richard, saat ini sudah mulai menemukan jalannya dan sedang mengontrol ketat masalah kualitas.

Di China, Geely mampu menjual hingga 340 ribu unit selama tahun 2009 dan menjadi pabrikan mobil swasta terbesar di China. Angka tersebut pun dipercaya tidak akan berhenti naik dan akan terus berkembang di kemudian hari.

Manufaktur mobil asal China optimistis mampu menggeser pasar mobil asal Korea Selatan khususnya di Asia termasuk Indonesia karena dengan majunya teknologi itu maka kontrol kualitas terus dijaga, mirip seperti pembuatan mobil Eropa.

"Sekitar 10 tahun yang lalu siapa yang mengenal merek mobil asal Korsel? Namun kenyataannya, saat ini sudah memiliki penjualan cukup baik di Indonesia. Saya bahkan memiliki mimpi bisa melewati manufaktur mobil asal Jepang dan Korea Selatan seiring dengan biaya tinggi yang diterapkan sebagian besar manufaktur asal negara tersebut," ujar Richard Yang.

Menurut dia, selama ini citra produk asal China, termasuk mobil dan sepeda motor, adalah memiliki harga rendah dan kualitas yang rendah juga. Hal tersebut, tambah Yang, menjadi tantangan bagi pabrikan mobil asal China, termasuk Geely.

Sejumlah pabrikan asal China mulai memasuki pasar ritel Indonesia seperti Cherry dan Geely.

PT Geely Mobil Indonesia sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM) mobil asal China itu mendatangkan dua jenis mobil, yaitu sedan tipe MK (sedan) dan hatchback MK2.

Dia optimis dua produk itu akal diterima pasar mobil di Indonesia, sebab selain harga jualnya kompetitif, kualitasnya pun cukup dapat diuji oleh para konsumen.

"Dengan diterimanya produk mobil Geely di Indonesia, maka pihaknya akan membuka 10 distributor utama , antara lain Jawa Timur, Lombok, Bali, Sulawesi, Papua, Kalimantan, Sumatra, dan Jakarta. Khusus untuk Jakarta dan Sumatra, masing-masing akan dibuka dua distributor utama," kata Richard Yang .
(Y005/A011/R009)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010