Jakarta (ANTARA News) - Brazil teratas dalam daftar negara yang meminta Google.Inc menghapus konten tertentu dalam layanannya, perusahaan pencarian Internet itu mengungkapkannya dalam sebuah tools Web baru--tetapi mereka mengatakan statistik mengenai China adalah rahasia.

Google mengatakan bahwa mereka mengeluarkan ringkasan permintaan itu untuk menerangkan lebih jelas mengenai bagaimana dan kapan data itu dihapus, tetapi permintaan-permintaan dari pemerintah China--negara dimana Google telah mengakhiri penyensoran terhadap situsnya yang berbahasa lokal--adalah sebuah rahasia negara dan perusahaan tidak ingin mempublikasikannya.

Ketidaksepakatannya dengan China telah membuat populer minat dalam penyensoran Web. Google mengumumkan mengenai tool itu Selasa (20/4).

Dalam enam bulan terakhir di tahun lalu, Brasil mengajukan 3.663 data yang diminta dan 291 permintaan penghapusan, sebagian besar menyangkut peniruan dan pencemaran nama baik di situs jejaring sosial orkut.com punya Google, orkut mengatakan dalam situsnya.

Jerman dengan jumlah permintaan tertinggi mengenai perlengkapan Nazi dan penyangkalan Holocaust, berada di urutan kedua dalam daftar permintaan penghapusan, diikuti India--negara di mana orkut juga populer--, dan Amerika Serikat.

Google memenuhi sekitar 77,5 persen dan 94,1 persen dari permintaan empat terbesar dalam periode tertentu, katanya seperti dilaporkan Reuters.

(Adm/S026)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010