Mamuju (ANTARA News) - Investor asal negara China akan membangun pelabuhan peti kemas internasional di Belang-Belang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) pada tahun 2011 mendatang.

Gubernur Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), H. Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Rabu, mengatakan, investor dari negara Tirai Bambu itu telah bersedia membangun pelabuhan peti kemas melalui hasil kerja sama antara pemerintah Indonesia dan China.

"Kerja sama ini telah ditindaklanjuti melalui penandatanganan MoU yang dilaksanakan di Beijing beberapa waktu lalu," kata Anwar.

Anwar mengatakan, pembangunan pelabuhan peti kemas dengan label internasional adalah pemberian gelar dari Menteri Perhubungan (Menhub), Freddy Numberi.

"Pelabuhan peti kemas berlabel internasional ini bukan dari kami, tetapi itu merupakan persetujuan langsung dari pak Freddy," kata dia.

Dikatakannya, dengan dibangunnya pelabuhan itu di Belang-Belang, maka cepat atau lambat dunia usaha di Sulbar akan mengalami kemajuan yang signifikan yang muaranya untuk kemajuan pembangunan di daerah.

"Pelabuhan peti kemas Belang-Belang yang terletak sekitar 40 kilometer dari kota Mamuju akan menjadi pusat perdagangan di Sulbar," ungkapnya.

Ia menambahkan, pembangunan dermaga tersebut juga akan berimplikasi terhadap peningkatan ekonomi bagi masyarakat yang ada di Sulbar khususnya di kawasan areal pelabuhan itu.

"Saya yakin setelah pelabuhan ini beroperasi, maka secara otomatis akan mempengaruhi tingkat ekonomi di daerah ini. Bahkan, akan mampu menyerap tenaga kerja yang selama ini kesulitan mendapatkan pekerjaan," tukasnya. (ACO/K004)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010