Banda Aceh (ANTARA News) - Badan Norkoba Provinsi (BNP) dan Polda Aceh berhasil menemukan 6,5 hektare ladang ganja di Kawasan Gunung Pantun Kuli, Desa Kebun Nilam, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.

Direktur Narkoba Polda Aceh, Kombes Pol Rahadi Mulyanto, di Banda Aceh Selasa menyatakan, penemuan ladang ganja pada hari ini pukul 06:30 WIB tersebut merupakan bagian aksi 100 hari berantas narkoba antara jajaran Polri dan BNP Aceh.

Seluas 6,5 ha ladang ganja siap penen tersebut tersebar di tiga lokasi yang berjarak sekitar 300 meter. Lokasi pertama seluas 3 ha ang terdiri dari 8.500 batang pohon, lokasi dua 3 ha (11.000 batang), dan lokasi tiga 1,5 ha (5.000 batang).

Rahadi menyatakan, pihaknya akan terus melakukan operasi pemberantasan narkoba, diantarannya mencari ladang ganja yang diduga masih banyak ditemukan di Aceh.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian BNP Aceh, Moh. Tahya Hidayat menyatakan, jaringan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba dalam berbagai jenis, sangat mengkhawatirkan di Aceh, karena merasuk ke hampir seluruh lini dan usia.

Tanaman ganja sendiri yang tumbuh di berbagai daerah di Aceh masih terus ditemukan dan dimusnahkan kepolisian bekerja sama dengan BNP Aceh dan Badan Narkotika kabupaten/kota (BNK) setempat.

Para pengedar dan penyalahguna narkoba yang berhasil ditangkap juga tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.

Untuk mengurangi dan meniadakan produksi, peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba tentu bukan saja langkah represif (penegakan hukum) yang dibutuhkan.

Namun, upaya-upaya pencegahan dini, pembinaan masyarakat dalam bidang perekonomian, pembinaan terhadap pengedar dan pengguna narkoba harus lebih banyak dilakukan dan harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat, katanya.
(*)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2009