Jakarta (ANTARA) - Perusahaan elektronik China, Xiaomi meluncurkan Ninebot C30, yakni sebuah skuter listrik yang harganya lebih terjangkau ketimbang sepeda gunung tipe menengah.

Dilansir laman Mi.com yang dikutip Selasa, Ninebot C30 adalah skuter kecil yang dibekali motor listrik dengan torsi 40Nm (29lb-ft).

Xiaomi hanya membekali Ninebot C30 dengan kecepatan rendah bukan tanpa alasan, pasalnya skuter listrik itu akan lebih mudah digunakan oleh siapa saja tanpa harus memiliki lisensi dari pihak berwajib di China.

Baca juga: Bajaj Chetak lahir kembali dalam wujud skuter listrik

Baca juga: Kymco i-One DX, skuter listrik bisa cari tempat "nge-cas"
Xiaomi Ninebot C30 (Visordown)


Skuter listrik itu memiliki jangkauan sekitar 21 mil dan kecepatan tertinggi 15mph. Bagi sebagian besar orang-orang, sepeda listrik akan menjadi metode yang lebih cepat dan lebih menyenangkan.

Tapi hal luar biasa tentang skuter itu adalah harganya, karena Ninebot dijual di China dengan harga 3.599 RMB (Rp7,4 juta), cukup lebih murah dari harga gunung kelas menengah dengan harga rata-rata Rp8 juta - Rp11 jutaan.

Baterai pada skuter itu bisa ditanggalkan untuk di-charge. Selain C30, terdapat tiga versi lain yang tersedia yakni C40, C60, dan C80. Setiap model memiliki tingkatan tenaga dan harga berbeda.

Baca juga: Mahindra tutup operasi GenZe di AS

Baca juga: Bantu pergerakan medis, Grab sediakan skuter GrabWheels di Wisma Atlet

Baca juga: Skuter listrik Honda Benly dijual April 2020

Pewarta: KR-CHA
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2020