Jakarta (ANTARA News) - Calon Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara E.E. Mangindaan menegaskan kesiapannya untuk membantu presiden pada kabinet mendatang.

"Ini pengabdian, saya siap, dimana saja bisa dan kita akan melakukan sebaik-baiknya," katanya setelah menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin.

Mangindaan yang keluar dari ruang pemeriksaan bersama dengan calon Menristek Suharna Surapranata ini, terlihat sumringah.

Ketika ditanya tentang pemeriksaan kesehatan yang dijalani, ia mengatakan, sebagai calon menteri memang harus siap jasmani dan rohani.

"Karena tugas ini berat sekali jadi menteri, kondisi fisik harus siap," kata anggota DPR terpilih periode 2009-2014 dari Partai Demokrat ini.

Tidak banyak yang disampaikan Mangindaan setelah pemeriksaan kesehatan yang berlangsung sekitar empat hingga enam jam ini.

Saat dimintai tanggapan tentang kemungkinan ia ditempatkan di pos lain atau bahkan tidak dipilih sebagai menteri, Mangindaan mengatakan, dirinya selalu siap dengan segala kemungkinan.

"Kita akan melaksanakan sebaik-baiknya. Pengabdian itu bisa dimana saja," katanya sambil berlalu.

Pada Senin (19/10), sebanyak 16 calon menteri dijadwalkan melakukan pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto yakni Hatta Radjasa (calon Menko Perekonomian), Andi Mallarangeng (calon Menteri Negara Pemuda dan Olah raga), Patrialis Akbar (calon Menkum HAM), Djoko Kirmanto (calon Menteri PU), E.E. Mangindaan (calon Men PAN), dan Zulkifli Hasan (calon Menhut).

Selain itu, Linda Agum Gumelar (calon Menteri Pemberdayaan Perempuan), Mustafa Abubakar (calon Meneg BUMN), Nila Djuwita Moeloek (calon Menkes), Gusti Muhamad Hatta (calon Meneg LH), dan Suharso Manoarfa (calon Menpera).

Selanjutnya adalah MS Hidayat (calon Menteri Perindustrian), Darwin Saleh (calon Menteri ESDM), Suharna Surapranata (calon Menristek), Gita Wirjawan (calon Kepala BKPM), dan Faisal Helmy Zaini (calon Menteri PDT).

Sementara pada Minggu (18/10), 14 calon menteri telah menjalani pemeriksaan kesehatan. (*)

Pewarta:
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2009