Jakarta (ANTARA News) - Sebuah mobil bak terbuka (pick up) yang sedang melintas di kawasan Mega Kuningan, Jakarta diberhentikan pihak kepolisian untuk mengangkut korban ledakan di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton.

"Saya sedang melintas di Mega Kuningan mau menuju Tanah Abang, tiba-tiba ditengah jalan saya terkejut diberhentikan pihak kepolisian. Saya pikir ada apa, ga taunya saya diperintahkan untuk membawa dua korban ledakan," kata pemilik mobil bak terbuka, Mahmud Badarudin, di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan, pihaknya langsung membawa kedua korban di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta.

"Saya membawa dua korban warga negara asing (WNA) yang lukanya cukup parah," ujarnya.

Menurut dia, selain mobilnya yang diberhentikan pihak kepolisian untuk membawa korban, mobil yang lain pun seperti taksi dan mobil pribadi yang lain juga diberhentikan untuk membawa korban ke rumah sakit.

Pantauan ANTARA, telah terjadi kemacetan di sekitar kawasan Mega Kuningan, sehingga sejumlah ruas jalan banyak yang ditutup dan dialihkan ke jalan yang lain, guna mengevakuasi para korban ledakan di Kuningan.

Ledakan yang terjadi dua kali tersebut telah membuat lobi hotel JW Marriott dan Ritz Carlton hancur berantakan.

Sementara itu, jumlah korban menjadi 41 orang dan diantaranya sembilan orang tewas yang didominasi warga negara asing (WNA). (*)

Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2009