Jakarta (ANTARA) - Banyak cara dilakukan pemilik mobil untuk mendapatkan kendaraan model terbaru, salah satunya adalah Suzuki XL7 yang diminati untuk dibeli secara tukar tambah dengan produk Suzuki lainnya melalui layanan Auto Value.

Baca juga: Tukar tambah mobil? Bisa lewat Blibli.com

Business Development Head PT Suzuki Indomobil Sales, Hendro Kaligis mengatakan terdapat ratusan konsumen di Jakarta yang mau menukar tambah mobilnya dengan XL7.

"Mobil baru Suzuki yang paling banyak dibeli dengan tukar tambah adalah XL7. Sejak pertama keluar (Februari 2020), kami memang bikin program untuk XL7. Di Jakarta sampai ratusan mau tukar tambah dengan XL 7 hanya dalam 14 hari," kata Hendro Kaligis saat berbincang bersama Forum Wartawan Otomotif, Kamis (7/5) malam.

Hendro mengatakan tren itu terus terjadi hingga saat ini, namun pihak perusahaan hanya dapat menyerap 30 unit untuk tukar tambah XL7 karena pembatasan usia mobil yang akan ditukar.

"Hanya kita serap 30-an, karena ada batasan plat nomor dan usia mobil. Tren tersebut masih berlanjut, mobil baru ditukar tambah XL7," kata dia.

Sedangkan untuk mobil yang sering dijual untuk tukar tambah adalah Suzuki Ertiga.

"Mobil bekas yang paling banyak dijual Ertiga, karena mobil ini populasinya banyak," kata dia, menambahkan bahwa konsumen kebanyakan ingin mengganti Ertiga-nya setelah 8 tahun digunakan.

Adapun mobil bekas yang banyak diincar oleh konsumen Auto Value antara lain Ertiga tahun 2012-2017. Umumnya, konsumen itu menukar dengan Ertiga tahun yang lebih muda.

"Paling banyak tukar tambah Ertiga mobil produksi 2014, 2015, 2016 rentang harganya Rp100 juta sampai Rp140 juta masih ada," kata dia.

Ia mengatakan, mobil Suzuki bekas dengan harga di bawah Rp100 jutaan juga banyak diincar, antara lain Suzuki Swift 2012, SX4 Crossover versi limited tahun 2012, APV hingga Karimun Wagon R.


Baca juga: Suzuki buka layanan tukar tambah di GIIAS

Baca juga: BMW gelar program tukar-tambah mobil baru, merek lain boleh ikut

Baca juga: Tukar tambah jadi ceruk baru Nissan dorong penjualan

Pewarta: A069
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2020