Gorontalo (ANTARA) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Djafar Ismail, menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak COVID-19 di daerah itu.

"Wabah mematikan ini mengakibatkan perlambatan ekonomi, dan sektor informal yang paling merasakan dampaknya, maka saya secara pribadi berempati dan memotivasi seluruh elemen masyarakat yang mampu di daerah ini, untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak," ujar Djafar, di Gorontalo, Minggu.

Kepedulian tersebut kata politikus PDI Perjuangan ini, diyakini akan menumbuhkan kebersamaan dan gotong royong dalam upaya pencegahan dan penanganan krisis perekonomian dampak COVID-19.

Baca juga: Kunjungi Kodim Depok, Mentan pastikan bantuan lewat ATM Beras berjalan

"Alhamdulillah bantuan sembako yang direncanakan sejak pekan lalu, sudah terdistribusi kepada warga terdampak khususnya warga kurang mampu dan pelaku sektor informal berpenghasilan rendah," katanya.

Selain membagikan bantuan pribadi tersebut, Djafar sebagai ketua DPC PDI Perjuangan, juga mendorong para anggota DPRD dari fraksinya, untuk menyalurkan bantuan yang sama di seluruh kecamatan.

Termasuk menyelipkan aksi kampanye melawan COVID-19, dengan mengingatkan masyarakat agar mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah memutus rantai penyebaran virus ini.

Baca juga: Dua ton alat kesehatan bantuan China ke Indonesia dikirim via laut

"Jika kita disiplin dan patuh dengan anjuran pemerintah, maka virus ini bisa dicegah dan situasi perekonomian nasional maupun di daerah ini dapat kembali normal," kata politikus yang telah empat periode menjadi anggota DPRD Kabupaten tersebut.

Lanjut kata Djafar, meski nilai bantuan yang diserahkannya tidak seberapa, namun ia berharap dapat mengurangi beban masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

Djafar pun menerapkan protokol pencegahan COVID-19 dalam penyaluran bantuan tersebut, dengan tetap menjaga jarak dan tidak saling bersentuhan.

Baca juga: PSSI berjanji gunakan bantuan Rp7,7 miliar FIFA dengan tepat sasaran

Pewarta: Susanti Sako
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2020