Jakarta (ANTARA News) - Partai Demokrat akan mendeklarasikan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung partai itu, Jumat petang, di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung.

Dalam acara yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 18.00 WIB tersebut, calon presiden dari Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono akan mengumumkan figur cawapres yang akan mendampinginya.

Beberapa hari terakhir ini figur Gubernur Bank Indonesia Boediono dijagokan untuk mendampingi Yudhoyono yang akan maju untuk masa jabatannya yang kedua bila berhasil memenangi pilpres mendatang.

Yudhoyono sendiri, Jumat siang baru bertolak dari Manado menuju Jakarta setelah melakukan kunjungan kerja ke daerah itu dalam rangka penyelenggaraan World Ocean Conference dan pertemuan Inisiatif Kawasan Segitiga Terumbu Karang.

Menurut Ketua Bidang SDM Partai Demokrat Andi Mallarangeng, sebelum menghadiri acara deklarasi di Bandung, Yudhoyono selaku Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat akan melakukan pertemuan dengan pimpinan Partai Keadilan Sejahtera terkait menguatnya nama Boediono sebagai cawapres yang akan mendampingi Yudhoyono.

"Tampaknya teman-teman PKS menginginkan adanya penjelasan lebih lanjut dan langsung dari Pak Yudhoyono. Dan mudah-mudahan nanti akan bertemu, sehingga mendapatkan penjelasan lebih lanjut," kata Andi Malarangeng di Manado, Jumat.

Andi tidak menjelaskan kapan pertemuan digelar, namun diperkirakan tempatnya di Jakarta setelah Presiden Yudhoyono kembali dari Manado siang ini sebelum ke Bandung.

Dijelaskan Andi, Kamis malam (14/5) kemarin sudah dilakukan pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Hadi utomo, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi dan Mensesneg Hatta Rajasa yang merupakan utusan khusus Yudhoyono dengan pimpinan PKS.

"Kalau memang memerlukan penjelasan lebih lanjut dalam konteks langsung dari Yudhoyono itu juga bisa dilakukan. Kita harap bahwa dengan penjelasan itu persoalannya bisa selesai, bisa diterima. Dan kita bisa sama-sama melakukan deklarasi di Bandung," katanya.

Menurut Andi, sebenarnya penjelasan mengenai alasan pemilihan Boediono sebagai cawapres dari Partai Demokrat sudah disampaikan Partai Demokrat kepada jajaran pimpinan PKS melalui telepon karena Yudhoyono memang belum sempat mengagendakan pertemuan langsung karena kesibukannya sebagai presiden.

Dikatakan Andi, Partai Demokrat juga sudah mengirimkan undangan resmi bagi pimpinan PKS untuk menghadiri acara deklarasi capres dan cawapres Partai Demokrat yang akan dilakukan di Bandung Jumat malam.
(*)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2009