Jakarta (ANTARA) - PT Honda Prospect Motor (HPM) hentikan operasional pabrik selama 14 hari sebagai langkah pembatasan aktivitas menyusul pandemik virus corona baru (COVID-19) di Indonesia.

Produksi PT HPM saat ini dilakukan di pabrik Karawang, Jawa Barat dengan kapasitas 200.000 unit per tahun.

Model yang diproduksi di pabrik ini meliputi Honda Brio, Honda Mobilio, Honda BR-V, Honda HR-V, Honda CR-V, dan Honda Jazz.

Baca juga: Motor jarang dipakai karena WFH? Ini tips merawat agar tetap prima

Baca juga: Honda Brio dorong penjualan gemilang Honda di Februari


Business Innovation and Marketing & Sales Director PT HPM, Yusak Billy menjelaskan, “Dalam kondisi pasar yang sedang turun saat ini, sangat penting untuk tetap menjaga level stok dan pasokan untuk konsumen agar tetap seimbang dengan permintaan pasar."

"Karena itu, kami akan melakukan penyesuaian dengan menghentikan sementara aktivitas produksi di pabrik selama 14 hari, mulai tanggal 13 April 2020," kata dia dalam siaran pers perusahaan yang dikutip Sabtu.

"Selama masa ini, hanya lini produksi yang berhenti beroperasi sementara operasional lain di pabrik dan Head Office masih tetap berjalan sesuai dengan aturan pemerintah saat ini," ujarnya.

Untuk mengantisipasi penurunan pasar tersebut, PT Honda Prospect Motor memfokuskan strateginya untuk menjaga tingkat pasokan yang sehat, sekaligus membawa berbagai layanannya ke rumah pelanggan.

Baca juga: Honda City generasi 5 raih peringkat keselamatan maksimal ASEAN NCAP

Baca juga: Honda Automobile-GAC merger, kapasitas produksi Honda China meningkat

Baca juga: Honda segarkan SUV Avancier

Pewarta: A069
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2020