Jakarta (ANTARA) -

Dilaporkan Kantor Berita Yonhap, pembuat mobil Korea Selatan mengirim 123.022 unit mobil ke luar negeri bulan lalu, menurut data yang dikumpulkan oleh Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi.

Dalam hal nilai, ekspor mobil juga turun 16,6 persen selama periode tersebut menjadi 2,4 miliar dolar AS.

Dalam dua bulan pertama 2020, Korea Selatan mengirimkan 271.568 unit mobil, turun 27,4 persen dari tahun sebelumnya. Sementara, pengiriman mobil ke luar negeri menurun sejak Agustus 2019.

Ekspor mobil Korea Selatan turun pada bulan lalu karena produsen mobil lokal terpaksa menutup jalur produksi hingga 10 hari karena mereka tidak dapat mengamankan suku cadang mobil yang cukup dari China di tengah epidemi COVID-19.

Hyundai Motor Co, pembuat mobil nomor satu negara itu, melihat ekspor secara keseluruhan turun 21,4 persen dalam setahun meskipun ada peningkatan pengiriman SUV setelah menutup pabrik selama beberapa hari.

Ekspor dari Kia Motors Corp, juga turun 30,1 persen dari tahun sebelumnya setelah suspensi sembilan hari.

Ekspor oleh SsangYong Motor Co, di sisi lain, naik 7,3 persen di tengah meningkatnya pengiriman SUV Korando.

Berdasarkan tujuan, ekspor ke Amerika Utara naik 10,6 persen di bulan Februari, sementara pengiriman ke Uni Eropa turun 38,7 persen. Penjualan ke negara-negara Asia menurun 23,1 persen selama periode tersebut, data menambahkan.

Produksi mobil gabungan Korea Selatan turun 26,4 persen menjadi 189.235 unit pada Februari, sementara penjualan domestik turun 18,8 persen menjadi 97.897 unit karena sentimen konsumen dirugikan oleh wabah COVID-19.


Baca juga: GM dan Ford minta karyawannya bekerja dari rumah

Baca juga: Industri otomotif Dongfeng Honda di Wuhan mulai beroperasi lagi

Baca juga: Wabah corona meluas, Hyundai hentikan operasi pabrik di Korsel

 

Pewarta: A087
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2020